We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MAIRAYN
  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 10, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Garis Cinta Tentara hati "Tugasku adalah mempertahankan keutuhan cinta kita". _Rayn_ "Sedetik pun,aku tidak pernah mengharapkanmu kembali". _Maira_ Semua ini tentang ketulusan yg terabaikan. Kasih sayang yang tak termaknai. Perhatian yg tak terlihat, hanya tersisa rasa sesal keegoisan. Tentang sesorang yg telah memberikan bagian hidupnya untuk si pembaca surat surat darinya. Seseorang yg tak pernah bosan dia ingatkan. Bait terakhir itu, surat terakhir itu, kenangan itu Cinta si dingin itu, semakin mencair dan pergi. Tentang semua rasa, tidak tahu kapan akan melaut. Berharap semua lalu bisa terulang. Mie ayam yg menjadi kebiasaan pun ikut menghilang. Senior itu membawa semua harapan, tak berbalas. Jalan hidup masih panjang, harapan itu patut dilupa. Cinta itu, akan dijumpai diwaktu yg tidak terduga.
All Rights Reserved
#181
osis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Drowning
  • RAKA
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • GAREN SINCERE LOVE

"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines