We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The loner who has no friends (END)

The loner who has no friends (END)

  • WpView
    Reads 420
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 1, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Terjebak oleh bayang-bayang masalalu kehidupan sekolah Haru Agriel tidak berjalan dengan baik karena hal itu Haru menjadi sosok penyendiri yang tidak memiliki teman seorang pun sampai suatu hari kelas nya kedatangan murid baru dimana perempuan bernama wendy tersebut membuat kehidupan haru sedikit lebih berwarna. Akan kah Haru tetap di terjebak dalam masalalu?atau sosok perempuan ini akan membawa Haru ke kehidupan yang lebih bahagia?
All Rights Reserved
#52
dramaromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • You're not alone
  • Through the Classroom Window
  • Gathering My Anime Wife
  • SISTER VS GIRLFRIEND [TAMAT]
  • Become The Antagonist's Wife (Revisi)
  • [Watanabe Haruto - Treasure] The Life of Second Lead
  • Hello Again, Kuro
  • "Transfer Student wa Kodoku ja Nai"

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines