HIKMAH PEMBULLYAN

HIKMAH PEMBULLYAN

  • WpView
    Membaca 362
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 4, 2020
WpInfo
Non-fiksi
Akibat terjadinya pembullyan, seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (Mts) hampir kehilangan kepercayaan dirinya, siswa itu bernama Sany Mustika. Ia mendapatkan perlakuan buruk dan pembullyan yang cukup besar dan merasa tertindas. Namun dengan semangatnya dan kesadarannya bahwa ia harus bisa dan tidak mau di tindas lagi ia akhirnya bertekad untuk membuktikannya. Hal itu tentunya didasari oleh support dari gurunya. Sehingga ia mempunyai keberanian dan rasa percaya diri itupun mulai timbul dan dapat membuat orang tuanya bangga. Bagaimana kisahnya?.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#2
ksm
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Arunika
  • DENDAM! [TERBIT]
  • Teen Club
  • CAZEANA?
  • Memoir of the Unblessed Dreams
  • KANAYA (Belum Revisi)
  • Rasya Or Zayn - END
  • Not a Crazy Fighter Anymore [Sunoo, Jungwon & Ni-ki]
Arunika

Baca aja duluu bestii, pasti menarik kok. Dijamin, hehe ____________ SMA Bumi Nusantara, sekolah terbaik di Indonesia. Dengan segudang prestasi yang mencetak para alumni berkualitas. Banyak media yang kerap memberitakan betapa unggulnya sekolah ini. Dan Keisya Renata, telah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut. Tapi Ironisnya, apa yang diberitakan tak sesuai realitas yang ada. Hukum dan sistem didalamnya tumpul ke bawah. Sekolah ini adalah surga bagi yang berkuasa, dan neraka bagi yang tak berdaya. Awalnya Keisya berpura-pura untuk tak peduli. Sampai akhirnya sebuah kasus menyeretnya untuk menjadi target para penguasa. Dari situlah perlawanan Keisya dimulai. ______ Keisya memejamkan mata. Napas gadis itu memberat. Ada dua hal yang bisa ia lakukan. Tetap diam, menahan semuanya, membiarkan ini berlalu begitu saja. Atau melawan. Tapi sialnya, darah Keisya sudah mendidih. Persetan dengan konsekuensinya. Tanpa peringatan, tangannya menepis cengkeraman Michella, lalu dalam gerakan cepat, ia memelintir tangan gadis itu. Michella berteriak. Wajahnya terkejut bukan main. Tapi Keisya tidak berhenti sampai di situ. Ia membalas jambakan tadi dengan lebih kasar, membuat Michella mengerang kesakitan. "Apaan sih lo?!" Michella mengumpat. "Apaan sih lo?!" Keisya menirukan nada suara Michella dengan mengejek. Lalu, dengan satu dorongan kuat, ia melempar tubuh Michella hingga gadis itu tersungkur ke lantai. Semuanya membeku. "Eh, berani banget sih lo-" Lucy maju, tapi Keisya lebih cepat. Satu tendangan terarah tepat mengenai perut Lucy, membuat gadis itu jatuh terduduk sambil meringis. Keisya menarik napas, lalu melempar tasnya ke lantai. Tangannya menggulung lengan seragam ke atas. "Yuk, rame-rame gue ladenin," tantang Keisya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan