Cinta Di Atas Sajadah

Cinta Di Atas Sajadah

  • WpView
    Leituras 21
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, out 5, 2020
Mencintai seorang dalam diam memang sangatlah tidak mudah, kita tidak akan pernah tau bahwa ia sudah mempunyai kekasih atau belum. Yang kita tau hanyalah bisa mencintai dan mendoakan nya dalam sepertiga malam. Inilah yang Rania Rasakan, gadis miskin yang bisa cinta kepada pemuda tampan dan kaya. Ia tak sanggup dan tak akan pernah bisa menyatakan perasaan kepada orang yang di cintai nya.
Todos os Direitos Reservados
#929
cintadalamdiam
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Di Sepertiga Malamku
  • Tak Di Anggap (Mencintai Dalam Diam)
  • Rahasia Sebuah Cinta
  • Butterfly Effect
  • LOVE in SILENCE  **End**
  • Tertulis Dalam Doa
  • INSECURE (On Going)
  • SINGGAH ✓
  • RAHSYA UNTUK NAURA
  • 1. Diam Dalam Cinta (end)

UTAMAKAN VOTE!! baca dari prolog, jangan di skip yaa!! Di saat dunia terlelap, ada hati yang tetap terjaga. Bukan karena insomnia, tapi karena rindu yang hanya bisa disampaikan lewat doa. "Di Sepertiga Malamku" mengisahkan tentang Adiva, seorang santri perempuan yang menyimpan rasa cinta dalam diam. Cintanya bukan cinta biasa ia tak pernah berani menyentuh, hanya menitipkan lewat sujud dan air mata. Rayyan, lelaki yang menjadi arah rindunya, hadir seperti mimpi yang terlalu indah untuk nyata. Dalam hening malam, dalam setiap istikharah dan sujud panjang, Adiva belajar bahwa mencintai bukan soal memiliki tapi soal merelakan, dan percaya pada takdir nya. "Aku akan selalu menyebut namamu di dalam doaku dan di waktu sepertiga malamku." ~ Adiva Nazia "Ya Allah, jika dia memang takdirku, dekatkanlah hatinya kepadaku dengan cara mu yang paling indah." ~ Muhammad Rayyan Al Izyan Apakah doa yang dipanjatkan dalam diam bisa mengetuk takdir yang telah digariskan? Atau mereka hanya ditakdirkan untuk saling mendoakan, bukan untuk saling memiliki?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo