Tinta Bercerita

Tinta Bercerita

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 4, 2020
Nak ini adalah pesan mamak yg dituliskan untuk mu. Selamat ulang tahun gadis kecil ku yang sebentar lagi sudah beranjak dewasa dan akan memulai kehidupan baru bersama lelaki yg berani membimbing mu hingga ke syurga allah swt nanti nya. Aminn.. 1 januari 1995 adalah hari dimana kau lahir kedunia. membawa senyum bahagia untuk keluarga. Buah hati yg kami impikan. Semua doa terbaik untuk mu anak ku. Berjalanlah terus disamping mamak dan bapak. Jangan pernah lepaskan genggam jari jemari kecil mu. Disaat kau beranjak ke jenjang lebih dewasa atau berumah tangga nanti. Kau Tetaplah anak kecilku.ketika kau melangkah seburuk apapun hari yang kau lalui.mamak bapak akan tetap menjadi rumah bagi mu begitu juga nanti lelaki yang mendampingi mu. Ttp lah patuh krn ia cukup berjuang menjdi penopang dosa-dosa seorang wanita untukk dipertanggung jawabkan di akhirat kelak. Tak perlu membandingkan dirimu dengan orang lain sebab setiap anak unik dan tidak akan pernah sama.selalu tunjukkan kemampuan terbaikmu dalam mencoha hal apapun.beranilah nak tunjukkan pada dunia bahwa setiap langkah kecil mu adalah akan mnjadi bekal kesuksesan mu. Percaya dirilah nak. Agar smua tau kemampuan mu bisa membanggakan orang tuamu. Jangan pernah ingin mencoba merubah dirimu menjadi orang lain. Sebab kamu mampu menunjukkan dirimu pada dunia bahwa hari mu indah. Berbicara lembut lah nak Agar smua menghormatimu. i love you my suger.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • The CHOICE
  • Dijodohkan Dengan Musuhku? (FreDel). END
  • UNREQUITED LOVE
  • My SON *HunBaekgs* [End]
  • 27 FEBRUARI
  • Love In Silence
  • HAUQALAH CINTA (TAMAT)
  • ALVIN (On Going)
  • Dibawah Naungan Cinta

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines