Baper
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 10, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Jatuh cinta pada seseorang yang hanya berteman didalam satu GROUP CHAT yang sama? Membuat seorang gadis bernama Starlla Zea Ahmad ini menjadi tertarik untuk memulai obrolan pribadi terhadap sebuah kontak ber nick name Zaka. Sosok Zaka yang tiba-tiba selalu muncul didalam room chat sebuah group membuat Zea penasaran dengan apa yang tengah empunya kontak ceritakan. Tepat dimalam minggu ini, jadwal group chat adalah curhat. Setelah membacanya, Zea tertarik dengan kata-kata empunya kontak. "Gue punya temen cewe, dia itu kayak no life banget hidupnya. Dan itu ngebuat gue gak tega sama dia. Dan entah kenapa semakin kesini, dia malah menjadi semakin membucin. Padahal gue berulang kali nasehatin dia, tapi dianya sadar cuma sebentar doang". Deg! Zea membaca ulang kata-kata itu dan merasa, yang dituliskan empunya kontak seperti dirinya saat itu. Kerjaan setiap harinya tak lain tak bukan adalah membucin. Heh, bosan. "Dan gue malah gak suka sama cewe yang kebanyakan drama dalam hidupnya" ketik empunya kontak lagi. Deg! Lagi, Zea merasa tertohok. Namun entah kenapa tetap saja Zea tertarik kenapa lelaki itu mau peduli pada seorang gadis yang no life dan penuh drama. Zea penasaran, apa hubungan diantara mereka. Atau sekedar ingin tahu, apa sekarang mereka masih saling kontekan. Akhirnya Zea memulai mengetikan sesuatu pada nomor itu. Hingga datang hari dimana Zea bertekad akan mendapatkan hati Zaka. Dan dia bertekad akan merubah sikap cuek Zaka, tapi ternyata salah. Zaka bukan cowo yang cuek. Dia hanya unik, menurut Zea ----------------------------------------------------------------- Starlla Zea Ahmad Zaka Ariansyah Pradana ✓Coganbosque ✓Beesquad ✓GgAltar ✓CeceSquad
All Rights Reserved
#122
peka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Kenangan di Masa MPLS
  • Arsyilazka
  • My Sexy Fat Lady  (SUDAH DITERBITKAN)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Kamu & Tugas Dari Semesta [SUDAH TERBIT]
  • Personal Assistant! ✔️
  • FANTASTIC LOVE! (TAMAT)
  • IHACOY [Selesai]
  • YILDIZ [TAMAT]

Jangan lupaa follow and votee yaa guyss💫 Semuanya bermula dari masa MPLS. Clarissa dan Zayn dipertemukan lewat ajakan sederhana "Collab jj berdua," Nggak ada yang aneh waktu itu-hanya dua orang yang saling bantu. Tapi dari kebiasaan kecil itu, tumbuh perasaan yang nggak direncanakan. Mereka mulai saling cari, saling tunggu, sampai akhirnya... saling jatuh hati. Zayn bukan tipe yang romantis, tapi ucapannya waktu itu cukup bikin Clarissa terdiam. "Kita HTS, ya?" Tanpa status, tanpa janji, tapi dengan rasa yang tumbuh setiap hari. Mereka tahu, ini hubungan yang rapuh. Dan benar saja-semuanya runtuh saat razia sekolah menuntut mereka 'putus' saat itu juga. Malamnya, Clarissa hanya bisa menatap layar ponselnya kosong, membaca pesan terakhir dari Zayn: "Kita cukup sampai sini aja, ya." Sejak malam itu, Clarissa mengerti. Nggak semua perasaan bisa dipertahankan, dan nggak semua kedekatan harus diartikan lebih. Mungkin... memang seharusnya mereka hanya teman. Nggak usah bawa perasaan ke dalam pertemanan yang harusnya ringan. Tapi kenapa ya, hal yang katanya ringan itu... justru ninggalin luka paling berat? Mereka mulai asing, seperti dua orang yang tak pernah saling mengenal. Tapi jauh di dalam hati, baik Clarissa maupun Zayn tahu... mereka masih saling mengingat. Masih hafal jam tidur satu sama lain, tahu kapan biasanya lapar, tahu siapa yang dulu suka pakai jaket merah. Dan satu-satunya cara mereka tahu kabar masing-masing sekarang... cuma dari streak api yang tetap nyala setiap hari. Bukan karena mau ngobrol, tapi karena diam-diam mereka belum siap benar-benar kehilangan. Karena pada akhirnya, perasaan yang tidak pernah tersampaikan akan selalu tinggal dalam diam. Dan dalam diam itu, mereka menyimpan segalanya-rasa yang belum selesai, dan kenangan yang tak bisa diulang. Seolah berkata, "130," seperti kode kecil yang hanya mereka berdua yang tahu: aku masih sayang, tapi aku gak bisa bilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines