BERONDONG

BERONDONG

  • WpView
    Reads 34,184
  • WpVote
    Votes 1,475
  • WpPart
    Parts 67
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 6, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Maya Imelda wanita yang hidupnya berurusan dengan anak remaja SMA. Berawal dari ATM milik Elang yang dihilangkan oleh Maya membuat Maya mau tak mau hidup dalam kungkungan Elang. Ini tidak hanya kisah tentang mereka berdua. Ada saingan cinta antara atasan dan bawahan. Antara mengorbankan perasaan demi persahabatan. Banyak hal yang tidak diketahui Elang. Terutama tentang dua wanita yang mengacaukan perasaannya. Akankah hidup Elang berakhir bahagia dan bisa memaafkan semua rasa kecewanya? Entahlah, aku juga bingung ending nya mau kek gmna 😂 baca aja yuks,. kali aja suka 😘 dont hilap vote&comment lurr, 😆🤗
All Rights Reserved
#248
bitch
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • She is mine (END)
  • Let Me Love You Longer
  • Again (COMPLETE)
  • ANJA [END]
  • ALKENA
  • GALANG (END)
  • Kelas A [End]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines