Takdir Cinta, Kayra

Takdir Cinta, Kayra

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 2, 2025
"Astaghfirullah. Bapak bikin kaget saja." kataku setelah sadar ternyata yang ku kira maling adalah pak Azfer "Maaf, saya tidak bermaksud untuk mengagetkan kamu" ujar pak Azfer Setelahnya aku langsung memundurkan langkahku beberapa meter, karena jarak di antara kami terlalu dekat. "Ngapain kamu mundur-mundur kaya gitu?" Kata pa Azfer "Maaf pak. Tapi memang saya tidak pernah berada sedekat itu dengan yang bukan mahrom!" Jawabku sambil menundukkan kepala "Oh ya? Sama sekali tidak pernah?" Tanyanya sambil berjalan mendekatiku Sementara aku terus saja memundurkan langkahku sampai tak sadar langkahku terhenti karena terhalang tembok dibelakang tubuhku. "Tidak. Ba-bapak, ma-mau.. ngapain?" "Hmm.. Saya jadi penasaran dengan rupa wajahmu" katanya saat jarak diantara kita hanya tinggal satu meter dengan mata yang menyorot ke wajahku intens.
All Rights Reserved
#442
sunnah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Ali & Fatimah
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • hanya untuk bunda
  • My Heart is Calling You✓
  • Izinkan sekali saja
  • Home (Completed) (Repost)
  • My Precious Husband
  • Catatan Hijrah

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

More details
WpActionLinkContent Guidelines