HAWA untuk ADAM [END]

HAWA untuk ADAM [END]

  • WpView
    LECTURAS 111,742
  • WpVote
    Votos 14,294
  • WpPart
    Partes 56
WpMetadataReadConcluida lun, feb 28, 2022
[TeenFict-Spiritual] (SEQUEL AISYAHKU, AKU CINTA) "𝘒𝘢𝘭𝘰 𝘭𝘰 𝘣𝘪𝘥𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪, 𝘨𝘶𝘦 𝘣𝘢𝘬𝘢𝘭 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘱𝘯𝘺𝘢. 𝘉𝘪𝘢𝘳 𝘭𝘰 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘢𝘯𝘨, 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘣𝘪𝘥𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘮𝘱𝘶𝘳𝘯𝘢." ◦ • ●★● • ◦ Muhammad Adam Zaydan Firdaus, atau Adam panggilan akrabnya. Seorang cucu Kiai yang juga merupakan ketua geng motor Valorous. Dia nakal, berandal, juga sedikit tengil. Adam juga memiliki moto dalam hidupnya, "lakukan apapun yang bisa dilakukan selagi bisa membuat bahagia, mau itu baik ataupun tidak." Hawa Zahiratun Nahda El Ahkam. Gadis yang berkepribadian berbanding terbalik dengan Adam. Dia gadis yang taat agama, dan juga seorang penghafal qur'an. Semacamnya kisah Nabi Adam dan Siti Hawa saling bertemu, Adam dan Hawa mengalami takdir yang sama. Mereka saling dipertemukan hingga berakhir saling jatuh cinta. Kehadiran Hawa dalam hidup Adam, seakan memberi warna baru dalam setiap lika-liku hidupnya. Hal itu justru membuat tantangan baru bagi Hawa untuk merubah diri Adam agar hidupnya kembali terarah sepertinya. Sanggupkah Hawa membuat hidup Adam yang semula tak terarah, untuk kembali menjalani hidup ke jalan Allah ta'ala? Apakah bisa ia menjadi sosok HAWA untuk ADAM? ◦ • ●★● • ◦
Todos los derechos reservados
#39
barra
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Imam untuk Gladysa✓
  • [1] ARSYAH [PROSES REVISI]
  • ALGREY 'INSIDEN'
  • ARSYA 2✔
  • PERFECT MISSION [END]
  • GENTHA [END]
  • Aminku Jadi Imammu
  • Freedom (Fanfiction)
  • Bad Boy Erlangga
  • •AREKSA• ( On Going )

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido