CALL ME RADHA,OK? [On Going]

CALL ME RADHA,OK? [On Going]

  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 21
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 25, 2021
Bahkan yang terlihat baik-baik saja pun belum tentu ia baik, jika kau tatap binar mata nya yang penuh dengan kabut luka yang menyesakkan membuat mu juga ikut merasakan rasa sakit yang terus menggerogoti mu hingga ke dasar tulang. Kau yang memandang manik pekat tersebut saja tak kuat menatap lama, apalagi pemilik mata yang selalu nampak ceria perlahan menyendu seolah ingin menyerah, padahal semua telah di dapat nya termasuk kebahagiaan , lantas apa yang kurang? TAPI?! RADHA nama yang indah dan juga misterius bahkan tak ada yang mengetahui sifat di baliknya. "Kau ingin tau aku?, maka kemarilah.., " PLAK! "ITULAH DIRIKU!!!! " "K-kau...,ken-apa?" "RASA SAKIT YANG AKU ALAMI, MENELAN KU HINGGA MEMBUAT KU MATI RASA" ~Radha
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#694
gadis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Elegi Rasa : Pergi
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Fourple Of Love
  • Matahari
  • When Two Hearts Collide
  • Andara(completed)
  • ARAKHA

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan