DIRIMU

DIRIMU

  • WpView
    Reads 2,041
  • WpVote
    Votes 411
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 30, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Setiap orang yang hadir dalam hidup kita itu sudah direncanakan dengan sempurna oleh yang di atas. Entah itu yang akan memberikan warna baru, kesedihan, bahkan pelajaran hidup. Jika kamu berharap mereka akan menetap, kamu salah besar, karena pada dasarnya semua orang akan datang dan pergi sesuai dengan apa yang sudah Tuhan atur. Kapan, di mana, dan dengan cara apa mereka akan pergi hanya Tuhan saja yang tahu. Aku tidak tahu bagaimana caranya mendeskripsikan cerita ini dengan benar. Namun, yang aku tahu ini hanyalah sebuah kisah tentang dua insan yang dipertemukan secara tiba-tiba, dengan suasana yang penuh dengan kecanggungan. Bagaikan langit mendung dengan pelangi indah yang muncul menghiasinya setelah ia puas membasahi bumi dengan rintikan hujan ya mungkin diturunkannya, seperti itulah kisah mereka. "Kee, boleh gak aku jadi pelangi pribadimu?" "Hah?" "Iya, di saat kamu butuh tempat untuk mengeluarkan keluh kesah dan tempat untuk menyandarkan bahu, cari aja aku. Aku akan menyelimuti kesedihanmu itu dengan pelangiku." Siapkan hati dan pikiranmu dan see you^^ . . . Publish: 2021 Republish: Desember 2021 End: ?
All Rights Reserved
#916
anakremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Iridescent
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • KenSha [Tahap Revisi]
  • Kalaya [END]
  • [3] ALONE [END] ✓
  • PELANGI MALAM [END]
  • As Time Allows
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • This Is My Dream
  • Skaya & the Big Boss ✓

"Loe suka pelangi?" celetuk gadis itu sambil menatap rekannya yang terus menerus memfokuskan pandangannya pada pelangi di atas sana. "Nggak terlalu, tapi gue suka bagaimana pelangi menggambarkan perihal kehidupan." "Kehidupan?" kini mereka bersitatap. "Iya, pelangi adalah satu-satunya fenomena yang sangat menggambarkan kita. Kadang kita marah seperti merah, kadang juga bahagia seperti kuningnya, dan seterusnya." "Laksana 'Iridescent' pelangi dan warnanya mendefinisikan kehidupan kita sebagai manusia" . . . . Disclaimers‼️ • Fiksi • Pure karya pribadi • Harsh word • Dimohon bijak dalam menyikapi cerita ini . Update setiap hari kamis (kalau nggak lupa) . I hope you enjoy guys Salam @Woodahoo

More details
WpActionLinkContent Guidelines