Kissing Strangers

Kissing Strangers

  • WpView
    GELESEN 20
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Okt. 6, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
Awalnya Gianina, yang akrab di sapa Nina tak pernah menyangka akan mengalami kejadian memalukan seumur hidupnya. Yang mana kejadian tersebut terjadi akibat otaknya yang mendadak blank saat bertemu sang mantan, iya mantan terlaknatnya. Mengatasnamakan demi harga diri, Nina secara random menarik seorang pria tampan yang kebetulan lewat disebelahnya dan menciumnya tanpa malu di depan sang mantan. Ayolah Nina tak ingin dianggap gagal move on apabila sang mantan sampai tahu dirinya masih jomblo hingga kini setelah putus dengannya. "Maaf mas ganteng, saya kepepet."- Gianina Putri Bagastara. "Dasar gadis gilaa!!" - Alfajra Arkasa Marhaendra. ***** Niat awal hanya ingin menemani sang mama ke pesta pernikahan sepupunya, Alfa harus mendapatkan perlakuan tak senonoh dari gadis mungil yang tak dikenalnya. "Lihat saja, Alfa akan membuat perhitungan apabila bertemu lagi dengan gadis itu, memalukan!"
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • tentang sebuah rasa
  • Skripsi? || Markhyuck
  • Na!
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • My Handsome Devil
  • ERLANGGA

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien