Sajak Serak [COMPLETE]

Sajak Serak [COMPLETE]

  • WpView
    Membaca 2,950
  • WpVote
    Vote 403
  • WpPart
    Bab 50
WpMetadataReadDewasaLengkap Rab, Apr 7, 2021
Kumpulan kata yang mewakili rasa, Terpahat dalam suatu lingkaran karsa tanpa suara yang memenjarai diri dan merajai mimpi. Puisi ini saya susun dengan sebuah keterampilan yang langka, kebanyakan dari mereka lahir pada suasana hati dan mata yang menolak mengarungi mimpi. Alhasil, antologi ini berbiak dengan alami tanpa kejar-kejaran dengan masa atau usia. Saya menamainya sajak "serak" Serak maksud saya bukan suatu kondisi ruang yang tidak rapi atau acak-acakan, "serak" ini adalah suatu kondisi suara yang menggambarkan rasa pada tekanan atau pola nada. "Serak" adalah hasil dari emosi yang dicurahkan pada rasa yang digambarkan. Mau itu sedih, senang, semangat atau marah, serak akan menjadi suara padanya. Tetapi, serak pada tulisan ini saya jadikan sebuah pekikan rasa tanpa suara.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sriwedari: Taman Surga
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • Menebus Mimpi
  • ROMANSA KATA
  • ❄ Kata-kata Remaja ❄
  • Almost.
  • BERANDA GIRINDRA
  • KELUH
  • Coretan Hitam

Sekumpulan sajak tentang perasaan yang timbul, tenggelam, dan berputar-putar dalam dasar hati manusia. Rasa itu hadir menciptakan dinamika emosi, kadang dianggap replika sakit hati, di lain hari disebut-sebut mengkonstruksi sensasi seperti berada di Sriwedari, Taman Surga. "Perasaan itu, menginduksi perasamu merasa, matamu meraba, telingamu mencipta gelombang suara, mengagumi keagungan Tuhan, mencipta Sriwedari berkelanjutan dalam hati, bagi siapa yang mengimani."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan