DREAMS
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 15, 2021
ON GOING - CERITA 18+ (HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN YA ADIK-ADIK) "Memaknai sebuah mimpi buruk yang singgah sesaat namun mampu menaklukkan alam nyataku untuk peduli, seolah-olah memberi kesadaran tentang sesuatu yang teralami semalam, seperti petunjuk awal dari sebuah arti keburukan pada alam nyata, dan sungguh kenyataan buruk itu bukan hanya mungkin tapi pasti dan selalu ada dalam kehidupan nyata Dan itu bukan sekedar mimpi. Mimpi buruk layaknya menyaksikan film mengerikan yang mampu menghanyutkan dan memaksamu masuk kedalam emosi-nya, kau hanya mengerti tentang cerita meski tak ber-ending sempurna mengijinkan emosimu keluar dalam kebimbangan. Dan yang akan kau temui sebenarnya bahwa.. "Kenyataan itu sesungguhnya lebih buruk dari mimpi atau film sedih sekalipun"" (Sebuah kutipan karya dewi Asmara Sari) . . Mimpi merupakan bunga tidur yang tidak pernah di anggap nyata bagi sebagian orang. begitu juga dengan gadis cantik yang saat ini sendirian di dalam perpustakaan yang sangat sepi dan sunyi. ia terbangun begitu saja dari tidurnya, saat mimpinya yang cukup indah itu tiba-tiba berubah menjadi sesuatu yang sangat tidak masuk akal. "Bagaimana Key? sekarang kau percaya kan bahwa mimpi itu nyata?" suara bariton tiba-tiba terdengar entah dari mana, suara yang sering ia dengar di mimpinya. Mustahil. "Bagaimana bisa?" Ucap Keysha dengan parau. saat hendak berbalik dan melihat siapa pemilik dari suara bariton itu, tiba-tiba bahunya di sentuh dengan lembut. memberi instruksi agar tidak berbalik. tepat di samping telinga kanannya, pemilik suara bariton itu membuang napasnya, membuat bulu kuduk Keysha merinding. "Jadi sekarang.. kau sudah percaya Keysha?"
All Rights Reserved
#45
gokil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm More Than Just A Princess
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • MOYRI BERLIZHA
  • "Un" Real
  • Penguasa Alam Ghaib
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • hay mantan !!

[Completed] Seorang gadis wibu bangun di tubuh puteri yang terabaikan. Steffani Alina, seorang gadis biasa yang menyukai para lelaki dua dimensi buatan Jepang itu tidak tau apa yang tengah terjadi padanya. Ia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari sepulang membeli 'kebutuhan' wibunya. Namun saat ia membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah kamar mewah bernuansakan emas dengan kombinasi warna putih. Namun entah kenapa meski terlihat megah, kamar itu nampak tidak terurus. "tempat apa ini?!" ucapnya seraya menoleh ke kanan dan kiri dengan panik. Ia segera beranjak dari kasur megah itu, hendak keluar dari kamar yang begitu asing baginya. Namun saat ia melewati cermin besar yang berada di dekat kasur, betapa terkejutnya ia saat melihat pantulan dirinya di cermin. "in-ini... ini bukan aku!" ucapnya terkejut seraya menyentuh wajah cantik itu. Rambut pirang berkilau bagai kain sutera yang terbuat dari emas, mata sebiru langit di siang hari, kontur wajah kecil sempurna, bibir ranum merah muda alami, hidung bangir dan bentuk tubuh ideal. Sungguh impian para kaum hawa. ---//--- Namun semua itu tidaklah berarti, setelah ia mendapat memori dari si pemilik tubuh yang asli. "Isandra... sedih sekali hidupmu. Kematian mereka bukan salahmu, makhluk itu juga bukan keinginanmu" lirihnya. Namun sekian detik kemudian, matanya berkilat tajam, "aku harus merubah semuanya" ucapnya geram. ---//--- "hei, apa yang kau lihat?" tanya pemuda bersurai seputih awan dan mata sebiru langit. "Go-Gojo..." "hah? apa itu Gojo?" tanya pemuda itu penasaran saat Isandra menatapnya tanpa berkedip, seolah tengah melihat keajaiban. ---//--- "ya, Yang Mulia?" ucap Isandra. "... kapan kau akan memanggilku 'ayah'?" tanya Galen blak-blakan. "ya! Kenapa hanya Evan yang kau panggil kakak? aku juga kakakmu tau!" seru Percy. Isandra nampak kebingungan dan terkejut di saat yang bersamaan, 'kenapa jadi begini?!' batinnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines