I'm (not) ok

I'm (not) ok

  • WpView
    Reads 538
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 16, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Tasya Edeline, gadis yang ingin di pandang dan dihargai oleh keluarga,teman,dan orang lain. namun tidak berani untuk meneriaki apa yang dia rasa. gadis yang lemah namun berusaha tegar untuk menjalani hidup. Lalu hadir Randi Bachtiar orang yang mampu membuatnya bahagi dan yang bisa membuat Tasya Edeline melupakan masalahnya. Tapi dibalik itu semua Randi Bachtiar hanya mempermainkannya. Lewat permainan konyol bersama teman-teman nya. Mampukah Tasya Edeline bertahan hidup dengan ujian-nya..? Mungkinkah Randi Bachtiar terjebak dalam permainannya sendiri? Dan jatuh cinta pada Tasya Edeline? _________________________ Yuuu Langsung baca aja! cerita pertamaku. Siapa tau kalian suka😇
All Rights Reserved
#55
im
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Became The Antagonist
  • Left Unspoken
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • When Two Hearts Collide
  • Enough
  • my life changed
  • Harta Tahta Rasya
  • HOLD ON
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata

Bagaimana perasaanmu jika terbangun di dalam raga orang lain? . Saat Arshinta Kiraina sedang menulis akhir karya terbaik sepanjang hidupnya, takdir berkata lain. Gadis malang yang sampai akhir hayatnya tak pernah merasakan kasih sayang itu kembali ke pelukan sang pencipta. Lucunya semesta belum mengizinkannya berpulang, ia malah terbangun di raga gadis asing. Kavya Arunika, nama dari pemilik raga yang di tempatinya. Entah kesialan macam apa yang menimpahnya, pemilik raga yang di tempati adalah tokoh antagonis dalam cerita yang dibuatnya. Tidak pernah sekalipun Arshinta membayangkan jika ia akan masuk ke dalam cerita yang di tulisnya. Ia memasuki tubuh sang antagonis bodoh yang terobsesi untuk memiliki tokoh utama pria. Rasanya terlalu mustahil, sebab sosok Arshinta dan Kavya merupakan kontradiksi yang salalu berlawanan. "Sekeras apapun gue nyoba untuk berbuat baik, gue akan selalu jahat di mata lo. Karena peran gue sebagai antagonis, bukan tokoh utama dalam cerita ini." -Kavya Arunika, IBTA [Dropped] ㅤ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ ㅤ⌗𝐃isclaimer : 𝟣𝟨+, bahasa, fiction, harsh words & broken english, excuse the typo(s), mentioning (blood, violences, some mental issues), kindly give feedbacks by (vote/comment).

More details
WpActionLinkContent Guidelines