HOW CAN !?

HOW CAN !?

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 10, 2020
Saat aku sedang sibuk - sibuknya berfikir tentang apa yang sedang terjadi pada diriku dan kenapa aku bisa bangun di tubuh seorang gadis muda ,tiba - tiba. "KAKAKK BANGUNNN!!!" Dan "BRUAKKK" suara pintu yang terbanting sangat keras karna seorang anak perempuan yang mendobrak nya "ehhhh kakak udah bangun ,hmmm... kakak ngapain meremas - remas dada kakak sendiri?" tanya anak kecil itu yang sepertinya dia adalah adik ku karna dia memanggil ku dengan sebutan kakak tapi aku belum yakin. "Ehhh itu em anu kakak lagi pemanasan! hahah iya pemanasan hah - hahah" dengan panik aku berhenti memegang dada ku lalu aku pura pura tertawa garing dan memaksakan untuk tetap bersikap tenang. Sejak hari ini kehidupan seorang pria kantoran yang membosan kan berubah drastis ,apa yang akan terjadi pada dia? Selamat membaca :)
All Rights Reserved
#924
supranatural
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebuah Rasa
  • Fallen Angel (END)
  • Voynich
  • My Duchess / End
  • Kaisar, Tolong Abaikan Saya! [END]
  • I'm The Villainess [END] [KUBACA]
  • ARUNIKA'S WORLD (SELESAI)
  • The Vermilion Primrose
  • Romeo, Take Me! [END]

Selamat Membacaa🌾 "Reyyy,"panggil Dimas Aku menoleh, "hmm, kenapa?" "Gak tau kenapa, gue rasa lo tuh unik" "hah unik gimana maksud lo?" tanyaku butuh penjelasan "Gue juga gak tau, tapi menurut gue lo unik" ucap dimas dengan wajah yang gak bisa di tebak. Gak boleh ke pedean hanaa, takutnya dia cuma prank lo. Setelah beberapa saat ku perhatikan lagi ,benar wajahnya serius ini beneran bukan prank. Gue harus gimana? seneng atau sedih? hati gue gelisah "Dim andai lo tau, selama kita temenan gue mulai nyaman, rasa nyaman ini yang tumbuh dengan sendirinya karena lo sering interaksi sama gue, gue berharap lo jauhin gue, tapi sisi lain gue takut kehilangan orang baik kaya lo. Perasaan yang gue rasain, cukup gue sama Allah aja dim yang tau dan harus gue sembunyiin sebaik mungkin. Lagi-lagi gue takut lo jauh dari gue. Walaupun cepat atau lambat lo akan jauh dengan cara lo sendiri" Ya beginilah resiko punya rasa sama sahabat sendiri, suatu saat akan sakit dengan keadaan yang sebenernya gak rela liat dia sama yang lain. Tapi gimana, cuma bisa berdoa aja biar dia dapet yang baik. dan bilang sama Allah, kalo bisa dia sama aku aja hahaha maksa yaa. Kadang pengin bersikap bodo amat, tapi kepo. Kepo malah nyesek. Ahh serba salah. #Friendzone #Keluarga #Fiksiremaja #humor

More details
WpActionLinkContent Guidelines