Jenuh

Jenuh

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 15, 2020
Terkadang aku hanya bermimpi dilahirkan untuk menjadi wanita yang normal. Yang memiliki segala kesederhanaan dan kehangatan keluarga seperti yang lainnya. Namun aku menjadi wanita yang harus berjuang sendiri, dengan sejuta beban masalahnya. Dan dituntut untuk menjadi wanita super mandiri, bahkan melebihi batas kemampuan yang aku punya. Terkadang aku jenuh dengan kehidupan yang menuntutku menjadi wanita yang tangguh, terkadang aku ingin selalu mengeluh. Yang ku khawatirkan adalah ketika aku sudah berada di ujung, dan sudah tak sanggup lagi. Bahkan aku lupa bagaimana cara bahagia, selain bersyukur. Lupa bagaimana cara aku tertawa, tanpa luka di kemudian harinya. Bagaimana cara bersosialisasi, tanpa mengasingkan diri di kerumunan. Bagaimana merasa sama dan berhak bahagia. Sepertinya titik jenuh yang ku alami sudah pada tahap mati rasa. Hingga aku tak pernah mencoba berharap sebentar saja. Tak ada anak yang bahagia, saat mereka harus memilih hidup dengan orang yang melukainya. Tak ada anak yang ingin menjadi beban orang tuanya. Dan tak ada anak yang tak menginginkan kasih dari orang tuanya, bila ada maka sungguh mereka telah berharap dan di kecewakan sedalam dalamnya.
All Rights Reserved
#7
jenuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Senja yang mendung
  • Cerita Tentang Kita
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • Hopeless
  • Di Balik Nama Zella
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

SUDAH TERBIT✅ || FOLLOW SEBELUM MEMBACA || ⚠️ MOODY-AN ganti judul jadi TEARS OF SINCERITY ⚠️ "Setelah baca Tears Of Sincerity lanjut baca Happier or Sadder untuk sekuelnya" SIAPKAN TISU SEBANYAK MUNGKIN SEBELUM MEMBACA! *** Kaya raya? Menjadi gadis cantik? Famous? Pintar? Disukai banyak laki-laki? Hidup seperti itu yang kalian inginkan? Itu semua ada di hidup Radella, sepertinya ia lupa berdoa bahwa kehidupan yang benar-benar menyenangkan bukanlah masalah harta ataupun fisik, melainkan kebahagiaan. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, mungkin orang di luaran sana menganggap Radella sempurna. Akan tetapi mereka tidak tahu bagaimana Radella melewati badai setiap harinya sendirian. Kehidupan keluarga yang rumit saja sepertinya belum cukup, Tuhan bahkan memberikan kisah percintaan Radella yang rumit dan penuh luka. "Ketika air mata sudah menjelaskan semuanya, perlukah aku berkata aku sangat mencintaimu?" "Adakah rindu yang lebih berat dari penantian tanpa adanya pertemuan?" _____ #2 in fiksi remaja, 12 September 2023 #1 in angst, 12 September 2023 #7 in quotes, 17 September 2023 Cover by : pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines