We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Drainage

The Drainage

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 18, 2023
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Tertidur pulas akibat kelelahan, seorang psikolog perusahaan bernama Toby Sinclair menemukan dirinya terbangun di ruangan VIP lantai 3 pada sebuah kafe 24 jam, tepat di saat musibah purba sedang menyerang kotanya yang juga sedang dilanda oleh berbagai permulaan distopia era modern abad ke-22. Berbekalkan kesadaran yang masih penuh akan putar belit dan hadirnya intervensi perempuan muda yang tampak insaf dengan tebakan di antara penatnya atmosfir kekacauan and pembinasaan, seketika menuntun Toby ke dalam suatu petualangan hidup tidak terduga yang telah menunjukkannya berbagai abnormalitas dan kebajikan serta komitmen yang harus dijalaninya demi mendapatkan solusi dan jawaban dibalik serangkaian distorsi yang menghampiri kotanya. Akankah Toby menemukan jalan keluar? Dan menemukan penjelasan dibalik musibah yang menerjang kota yang ia tinggali bersama dengan segelintir individu yang ia temui di dalam penjelajahannya? Sebelum malapetaka purba menterminasikan seluruh elemen dasar kemanusiaan dan harapannya?.
All Rights Reserved
#93
earth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Drowning
  • It's My Destiny
  • Ethereal City
  • Second Life Changes Everything
  •  Ilusi Kebebasan
  • Mesin Waktu Untuk Nara [HIATUS]
  • World of Ego [Menuju publikasi-Beberapa Chapter telah di Lock]
  • Switch Parallel
Drowning

[M] Pada suatu pagi, Kaivan menemukan dirinya terkapar di tepi hutan belantara tanpa pakaian. Dia linglung, beberapa penduduk yang menemukan dirinya berusaha menolong, tetapi dia malah berteriak ketakutan. Kedua matanya menatap nyalang, sedangkan tubuhnya yang telanjang coba dia bersihkan dengan rumput-rumput yang tumbuh selutut orang dewasa itu. Di usia dua puluh satu tahunnya, Kaivan mendapati dirinya mengalami pelecehan seksual oleh lima orang seniornya di kampus. Namun sebagai lelaki, dia tidak mungkin menceritakan itu pada orang-orang. Masyarakat akan menertawakan dirinya. Tubuh tinggi dan tegap itu diperkosa oleh orang-orang bertubuh jauh lebih mungil darinya adalah sebuah lelucon yang tak akan pernah berhenti di bahas oleh orang-orang. Maka Kaivan memilih untuk memendam semuanya sendirian, hingga akhirnya dia ditemukan oleh sahabatnya dengan kondisi nyaris mengakhiri hidupnya. Lantas di sana kisah Kaivan dimulai, di sebuah dinding putih rumah sakit dengan bau obat yang kelewat menyengat penciuman. Tubuhnya yang teramat dia sayangi tak lagi terurus, Kaivan yang terkenal tampan perlahan menghilang tergantikan oleh depresi yang membuatnya tak mau bertemu orang termasuk sahabatnya. Pada akhirnya Kaivan mengalami PTSD, sehingga dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan profesional. Lantas di sana dia bertemu dengan seorang psikolog, yang entah kenapa malah berhasil membuatnya jatuh cinta. Namun kode etik yang dimiliki memaksa perempuan itu untuk menjauh dan membuat Kaivan kelimpungan. Bagaimana kisah Kaivan selanjutnya? Akankah dia berhasil mengatasi dirinya dan sang pujaan hati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines