One Love, One Story

One Love, One Story

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 9, 2020
Amara Putri Mutia. Sosok ambisius, perfectionis, jenius dan tentunya patut dijadikan sebagai calon menantu idaman itu rupanya menyimpan satu dari sekian masalah pelik dalam hidupnya. Nikah! Seperti namanya. Amara dan amarahnya adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, apalagi kalau orang di sekitarnya sudah membahas hal tersebut. Amara lelah. Amara jengah. Di setiap kesempatan pasti ada saja yang mencoba mengungkit-ungkit statusnya yang masih perawan tingting. Padahal, Amara dari dulu sudah mengatakan pada orang terdekatnya kalau ia memang tidak pernah mau untuk membina hubungan rumah tangga dengan lelaki manapun. Dan dulu, orang tuanya sudah menyetujui usulannya tersebut. Tapi, apa ini? Saat setumpuk masalah sudah terasa menumpuk di pundak si putri sulung Kia dan Tio itu, tiba-tiba ketakutan terbesarnya sejak dulu langsung muncul tanpa pemberitahuan. "Saya datang ke sini atas niat baik," Amara tidak bisa berpikir saat di sofa panjang tempatnya bersantai sudah duduk seorang pria tidak asing, berkemeja mahal. Sosok itu tersenyum malu-malu pada sosok wanita tua di sampingnya. Hingga akhirnya, ia mengungkapkan beberapa patah kata yang membuat Amara si pemarah langsung naik pitam. "Kalau berkenan. Saya ingin melamar Dek Amara, sebagai calon istri saya."
All Rights Reserved
#53
gemes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMEERA [ON GOING]
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Regards, Natashira (END)
  • ArKa (End)
  • Perempuan Kedua
  • syanin
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • DEKACI
  • WEKKER
  • I love you, Mas Duda

"Ameera Zafratul Iza, maukah kamu menjadi pendamping hidupku?" suara bariton penuh keyakinan menggema di seluruh ruangan pesta pernikahan. Ameera Zafratul Iza, begitulah nama pemberian orang tuanya. Arti yang tersirat dalam nama itu seakan memberikan pesan tertentu oleh kedua orang tuanya. Semua menganggap dirinya adalah seorang yang taat beragama. Tetapi semua tanggapan itu ia bantah sepenuhnya. Karena dia merasa bahwa selama ini menipu banyak orang, termasuk orang yang dia sayangi. Kotor, menjijikan dan tidak pantas mendapatkan kasih sayang. Dan sampai dimana ia berada di titik perubahan dalam hidupnya. Semuanya berubah setelah dia melewati segala macam teka-teki, hal misterius, percintaan dan ilmu yang baru dia dapatkan. . . . . . . . Disinilah dunia Iza akan berubah seratus delapan puluh derajat setelah ia memantapkan dirinya sebagai Ameera yang baru. Dia akan membuang 'Ameera' yang dulu sempat ia benci . -Aku bukan tokoh protagonis dalam hidupmu-Ameera -Aku akan berusaha menjadi tokoh protagonis hanya untukmu-anonim

More details
WpActionLinkContent Guidelines