Menanti Cinta Hingga Senja (C)

Menanti Cinta Hingga Senja (C)

  • WpView
    Membaca 66
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadLengkap Jum, Okt 9, 2020
Sambungan dari mengikat cinta dengan do'a... Elan. Itulah nama seorang lelaki yang penuh dengan pengharapan. Hampir setiap malam sebatang pena biru berdansa di atas kertas. Ratusan halaman diary sudah tertulis. Lembaran demi lembaran mengisahkan cinta yang terpendam di hatinya. Rasa itu sudah sekian lama menjelma di dalam jiwanya. Ketika pertemuan pertamanya dengan Keisha. Gadis bermata cokelat itu berhasil membuatnya jatuh cinta. Sehingga saat malam mengukir gelap dan menghadirkan taburan bintang. Mulailah ia berkisah lagi dengan diary kecilnya. Hanya ingin menulis rasa gelisah agar tak terhapus oleh penyakit lupa.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#10
islamiclove
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bidadari Huzair
  • ANDAI DAPAT KU PUTARKAN MASA[C]
  • Rindu Dalam Doa
  • Di Antara Kita
  • JANJI YANG TERPUTUS [ C ]
  • - PENGORBANAN CINTA - [C]
  • Satu Nama Dalam Hati

(SEQUEL USTAZ, TUNGGU SAYA! by @aiensohko) Cover editor - @sirapbang- 🕊️ Pergi dan pulang bersama harapan. Bertahun-tahun menyimpan rasa. Dalam doa tak pernah terlupa. Namun hampa, harapan sekadar harapan. "Saya dah kahwin." - Iman Nadiah Tapi siapa sangka, dia masih punya peluang. Namun saat ingin direbut peluang tersebut, restu pula tidak memihak. Perkahwinan mula diatur. Perasaan pula diketepikan demi hubungan kekeluargaan. "Huzair cintakan Nadiah." - Athmar Huzaifah "Susah sangat ke awak nak lupakan dia? Susah sangat ke nak buka hati untuk saya?" - An-Neesa Syahlaa Perkahwinan yang diimpikan bahagia rupanya masih berselirat dengan kisah lama. Mampukah mereka bertahan dalam mahligai itu? Mampukah hati menerima orang baru? Masih adakah peluang kedua dalam hubungan mereka? "Boleh kita berhenti sampai sini? Kita sama-sama penat, Neesa. Hati kita sama-sama terluka. Kita berhenti sampai sini sebelum keadaan lagi teruk." - Athmar Huzaifah

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan