Gan-Tung [Antologi Komplikasi]

Gan-Tung [Antologi Komplikasi]

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 11, 2020
Mataku terbelalak melihat wanita yang kusukai terjun ke sebuah danau, membiarkan dirinya tertelan oleh air yang cukup dingin di malam hari, tubuhku lemas dan perlahan mulai kehilangan kesadaran diri. Aku yang sudah tidak kuat lagi mulai menutup mata. "Pergi!" Teriakan itu membangunkanku dari dunia nan gelap. Keringat bercucuran, entah disebabkan oleh apa. Aku-duduk termangu menatap air hujan yang terus turun, bergumam pelan sambil menyesap cokelat panas. "Ini tidak adil." Baca kumpulan komplikasi lainnya, hanya di Gan-Tung. Antologi komplikasi yang dibuat oleh 2 akun dengan bekerja sama. Jangan lupa untuk terus vote dan simpan di perpustakaan pribadi supaya tidak ketinggalan notif terbarunya. Salam, Author : Auliazfarezqi (🌿) Co-Author : snoW_orchiD (🍀)
All Rights Reserved
#81
kolaborasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eihoutst (End Without Starting)
  • Pancake and Coffee || AkiToya One-shots || 🥞☕
  • Senyum Untuk Luka (End)
  • Future Scenery (Sebuah Antologi Cerpen)
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • My Angel [END]
  • The Devil Girl? [TERBIT!]

"..." ⚠️ Jangan lupa follow, komen & vote⚠️ ↓↓↓ ↓↓↓ ↓↓↓ Anne berjalan ditengah-tengah hujan yang begitu deras dan basah kuyup karna tidak memakai payung dan tidak bisa membedakan mana air hujan dan mata, Anne dihampiri oleh seorang pria lalu memegang tangan Anne untuk menghentikan langkahnya. "Mau sampai kapan nne" ujar Arvan yang sembari memegang kedua bahu Anne. "Lu bisa ga sih tinggalin gw, gw mau sendiri" balas Anne yang sembari menangis. "Air mata yang keluar itu sia-sia ga bisa ngerubah takdir nne jangan lemah kayak gini" cetus Arvan ditengah-tengah derasnya hujan mengguyur tubuh mereka. "Sekuat-kuatnya gw, gw bakal tetep lemah karna yg gw hadapin sekarang takdir vann" teriak Anne yg sedang mengigil karna dingin. ~~~ Mau tau bagaimana kelanjutannya? Jangan lupa mampir ya ⚠️Jangan lupa untuk komen & vote ⚠️ Salam hangat dari author 🖤

More details
WpActionLinkContent Guidelines