WORLD FREEDOM

WORLD FREEDOM

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 6, 2023
Dunia butuh kebebasan, bebas dari hal-hal yang membelenggu, bebas dari segala bentuk permasalahan kehidupan. Semua manusia punya masalah dan semuanya ingin bebas. Ini cerita sekumpulan remaja dengan segala macam bentuk kisah hidup dan permasalahan yang mereka hadapi. Ken Sano Alister, remaja SMA yang kehilangan dunianya tepat saat keluarga nya pergi untuk selamanya. Dengan bantuan teman-temannya, Ken berusaha keluar dari masalah yang menjerat dirinya. .... "Semesta tidak jahat karena memberi kita masalah, justru dia mengajarkan kita untuk bisa kuat mengahadapi kejam dan keras nya dunia dengan memberikan masalah"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • Baswara
  • Harapan
  • Dalam Dunia yang Tak Ingin Berakhir
  • ALEXSA✔
  • REKSA: The Last Bell

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines