Setelah hujan reda

Setelah hujan reda

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 30, 2020
Ketika kamu selingkuh, saya kecewa, marah, sedih, Pasti. Tapi saya tidak mengatakan kamu salah, salah ataupun benar bukan hak saya untuk menghakimi. Barangkali, hal itu terjadi karena aku yang hanya mencoba untuk jadi yang terbaik, hingga lupa menjadi yang menyenangkan. Barangkali juga kamu belum bisa berdamai dengan kurangku, hingga lupa dengan beberapa lebih ku. Barangkali aku terlalu mengikat, hingga lupa mengulur tali-tali itu. Dari Tuhan, kita dapat bagian sendiri-sendiri dalam pelajaran berharga, walaupun harga yang harus dibayar cukup berat, dengan kehilangan. Semoga ini kali terakhir, dan semoga cukup aku. Tidak ada yang lain. . . . Kamu yang aku perjuangan sebegitu kuat dahulu, sekarang malah menjadi yang begitu mudah lepas. Aku memang terlalu buta untuk mengenali semua kelebihanmu yang tak bercelah, aku terlalu buta untuk melihatmu yang akan siap untuk selalu menamba. Kesibukanku yang akhirnya membuatku tuli, hingga aku melupakan semua keluh kesahmu. Aku hanya peduli dengan kenyamananku disini, terbang diketinggian tanpa tau cara untuk sekedar turun ke bumi. Malaikatku yang dulu dengan senantiasa selalu kujaga, ternyata akhirnya malah akulah perusak utama. Maapkan aku yang telah menyebabkan badai dalam hidupmu.
All Rights Reserved
#217
hujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hanromania
  • Karena Aku Mencintaimu...
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Ikhlas Bersamamu |END|✓
  • THE FIND LOVE
  • Here With Me
  • [END] Behind The Moment
  • Dear Future (new version)
  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • [BG1]ADELIARLAN

Sesbania Maheswari, menyukai Ginelar Juangkasa karena tingkah baik cowok itu yang selama ini Seses salah artikan. Seses kira, Juang menyimpan rasa, nyatanya hanya hanya menghargai sesama manusia. Seses tahu betul bahwa berharap pada manusia adalah seni paling sederhana untuk menderita, tapi ia lebih memilih mengagumi dari jauh daripada Juang tahu kemudian menjauh. Hari dan bulan berlalu, sampai akhirnya Seses sesak dengan apa yang dipendamnya sendiri. Terlagi, saat ternyata Juang tahu isi hatinya, namun memilih tak peduli. Lalu, saat Seses memilih berhenti. Akankah Juang mulai menyadari perasaannya? Atau Juang sudah lama menyimpan rasa yang sama, tetapi tertutupi oleh rasa gengsi yang mendominasi? ••• WARNING: 60% DIAMBIL DARI KISAH NYATA, 40% HALUAN. Hai Juang in real life! Selamat, jika kamu mengetahui dan menemukan cerita ini dan kamu ngerasa ini kamu objeknya, emang bener kok. Hehehe. Ini tentang perasaanku sama kamu yang aku ungkapkan menjadi tulisan. Aku mengenalmu tanpa sengaja. Dan menulis kisah ini, otakku tak bisa berhenti memproyeksikan hadirmu di sini, di sisiku. Walaupun aku tahu, ini hanyalah kebanyakan fiksi yang aku ciptakan sendiri:) H A N R O M A N I A based on true story. Copyright©2020 by Sridwrtnsr Started 4 March 2020 - 23 Juni 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines