Salisha

Salisha

  • WpView
    Reads 401
  • WpVote
    Votes 136
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 19, 2020
Banyak yg berkata bahwa "Dalam hidup, setiap momen dipenuhi dengan kebahagiaan yang hanya perlu kamu lihat dan nikmati." Lalu, bagaimana jika setiap momen dalam hidup hanya dipenuhi dengan tekanan dan kesedihan? Apa kita hanya perlu melihat dan menikmati? Aku selalu berfikir bahwa hidup itu hanya tentang tantangan, tekanan dan kesedihan. Sampai akhirnya aku bertemu dengan dia yg berkata. Bukankah hidup ini sebetulnya mudah? Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang sering kali mempersulit segala sesuatu. Ego mencegah seseorang mengucap "Aku membutuhkanmu" Aku kira kedatangan mu adalah peluru yang kembali menancapkan luka, nyatanya kedatanganmu mampu merubah segalanya. Untuk Galen Dari Salisha.
All Rights Reserved
#14
novelkomedi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMORA
  • I KNOW YOU DON'T CARE
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • RAPUH!
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • DikaRanggi
  • When Two Hearts Collide
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
AMORA

[PROSES REVISI] Hidup adalah sebuah misteri, dan kematian adalah hal yang pasti. Semua yang datang akan pergi, dan semua yang bernyawa akan pasti mati. Kita tidak bisa memaksakan sesuatu yang menurut kita baik, dan kita tidak bisa menahan orang yang kita sayang untuk tetap bersama kita. Gue masih ingat sebuah pesan yang disampaikan Papa kepada gue. Bahwa apapun yang ada di dunia ini hanyalah semu. Dan apa yang kita miliki hanyalah titipan. Semua akan diambil perlahan oleh Sang Pemiliknya. Sejatinya hidup terus berjalan. Merelakan orang yang kita sayang untuk pergi dan menerima orang baru menggantikannya itu bukanlah hal yang mudah. Ada kalanya kita ditinggalkan. Dan ada saatnya kita harus meninggalkan. Terimakasih Tuhan. Engkau telah mempertemukan kami dengan seorang laki - laki baik dan mencintai kami dengan tulus. Novel ini, gue dedikasikan kepada seorang pria yang gue panggil Ayah dan untuk para Ayah sedunia..

More details
WpActionLinkContent Guidelines