Cuddling Myself

Cuddling Myself

  • WpView
    Reads 23,032
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 3, 2025
"Aku mau tidur sama Kakak!" teriak gue sebelum laki-laki itu pergi dari kamar ini. Ya katakanlah gue udah gila karena nerima tawaran buat tidur sama dia gitu aja. Terus apa yang gue dapet? Sudut bibir laki-laki itu tertarik ke atas. Hanya dengan matanya, gue sudah ngerasa dilucuti lewat tatapan tajam dia itu. "Sebucin itu lo sama gue?" tanya dia sambil mandang remeh ke arah gue. "Kakak ngasih pilihan..." menjeda pelan, gue neguk ludah kasar. "Dan pilihan aku adalah tidur sama Kakak," lanjut gue. Terserah dia mau bilang apa, yang penting gue juga dapet apa yang gue mau. Laki-laki bertubuh jakung dengan badan proposional itu berjalan ke arah gue yang sekarang lagi duduk di tepi ranjang. Tubuhnya membungkuk, memajukan wajahnya hingga membuat tubuh gue sontak mundur ke belakang. Namun tangan laki-laki itu justru nahan punggung gue. Mata gue melotot waktu ngerasain tangannya bergerak mengelus pelan punggung gue, dengan wajahnya yang semakin maju. Gue bahkan sudah nahan napas saking ngga siapnya dengan sikap dia itu. Jantung gue berdebar kencang seakan lagi ada pesta di dalam sana. "Lo tahu tidur yang gue maksud, ngga akan seindah tidur yang lo impikan." Dan gue tahu, sedari awal gue ngga pernah nyesel sama pilihan gue. Karena kehilangan dia, jauh lebih buruk dari pada penyesalan yang menanti di ujung sana. ••••••••• Story Written by Glynis Awnthera October 9th, 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stolen Your Heart
  • MY SWEET BODYGUARD [TAMAT]
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • Secret Admirer (Tamat)
  • My Partner In Sex [Re-Upload]
  • Backstreet
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Tightrope [Completed]

"I think I like you. Lets date." Ucap Cakra, santai. Tangannya yang berada di dagu Rinjani menggerakkan wajah Rinjani ke kanan dan ke kiri dengan pelan. Lagi-lagi meneliti fitur wajah Rinjani. "Tapi kak, kita saudara- tiri." Ucap Rinjani. Suaranya tercekik setelah lama terdiam. Matanya memandang Cakra takut. Cakra mengangkat alisnya. Tangannya kembali berada di sisi Rinjani. Mengukungnya. "Terus?" "Itu salah, lo ga boleh gitu." Rinjani mencoba mendorong Cakra, menjauh dari tubuhnya. Seringai Cakra muncul, ia semakin mendekatkan dirinya pada Rinjani, hingga bibir mereka hampir bersentuhan. "Semua orang bakal masuk neraka Rinjani, jadi nikmati perjalanannya." Bisik Cakra tepat didepan mulut Rinjani, sebelum menjilatnya dan membawanya kedalam mulutnya untuk ia lumat. ❗️Adult❗️ Start : 30 Oktober 2023 Revisi : 10 april 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines