Sleep Well

Sleep Well

  • WpView
    Reads 424
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 2, 2021
Malam itu terasa mencekam, seseorang yang tengah berjalan di kegelapan terlihat mengintai mangsa Cahaya remang remang menambah ketakutan, berlari membelah ilalang yang hampir menelan sebagian tubuh Deru nafas itu menghujam bagai tak ada celah lagi untuknya merasakan oksigen, terbayang senyum Ibu yang memintanya untuk pulang tepat waktu saat melintas melewati hutan yang mengerikan itu, ia merasa sedikit bernafas legah, berlari sekuat tenaga menyusuri jalan yang sepi tanpa kendaraan, sampai terlihat cahaya lampu kendaraan di ujung sana, kali ini ia merasa ada kehidupan yang menyambut nya, saat tangannya melambai, tiba tiba terasa perih, mata itu terlihat tergenang, darah bercucuran, yah, satu anak panah menembus jantung membuatnya roboh, baru saja ia merasa aman ternyata malam itu adalah akhir dari hidupnya, tidak jauh dari nya terlihat sosok hitam berdiri menatapnya penuh kemenangan dan terdengar suara yang menyapu telinga (Sleep Well)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harapan Bunga Terakhir
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • tumbal gadis perwan
  • Don't Cry
  • Moncake : Murder in Dreaming (Moncake Prime Cases Batch 1)
  • Lucid dream
  • I'm promise with you
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • Help Ghost

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines