Menuai Jejak

Menuai Jejak

  • WpView
    Membaca 391
  • WpVote
    Vote 30
  • WpPart
    Bab 22
WpMetadataReadLengkap Rab, Agt 31, 2022
Adakalanya kita terhanyut dalam duka, namun tak tau bagaimana tuk menuangnya. Tetapi dengan segores tinta hitam yang menari dalam lintasan kertas yang bernuansa putih, semua akan terkikis dengan sendirinya. Dengan ini, segala jejak tinta hitam dan sebuah kata yang tertuang dalam fikiran akan terselesaikan dengan senada alunan pena dalam menulis kertas. Tentang kata, Syair, Puitis dan Sastra, tuk penikmat luka. Salam Hangat, Butterfly.Poetry :)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#53
mutiara
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Madah Qolbu❣️
  • Aksara Peniti Sejarah (SUDAH TERBIT)
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • SUARA TINTA (Selesai)
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • KONSEKUENSI HATI
  • Bait-Bait Kata
  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔

Saya bukan penulis, saya hanya suka menulis.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan