Awan Abu-Abu [END]

Awan Abu-Abu [END]

  • WpView
    Reads 1,898
  • WpVote
    Votes 460
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 2, 2021
Sinar rembulan memang lebih indah daripada harta yang gemilang. Uang memang bisa membeli apa yang diinginkan. Akan tetapi, uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Jalan halus yang penuh dengan gelombang, terus dilewati meski ada rasa bimbang. Akankah matahari memancarkan cahaya kehangatannya? Akankah bulan bersinar menerangi gelapnya dunia? Akankah bintang-bintang bermunculan menemani kegelapan di atas keheningan yang ada? Atau hanya awan hitam yang menghampiri, tanpa adanya seseorang yang menemani? "Dulu ... kita pernah sedekat amplop dan perangko, semesra pena dan kertas. Namun kini, 'tak jauh berbeda dengan bulan dan bintang. Terlihat berdekatan, namun 'tak dapat bersatu." - Georgino Arkana Putra "Lo bilang senja itu hal yang paling indah. Nyatanya dia malah menjadi saksi dari akhir kisah kita." - Neyara Abigail Gueni
All Rights Reserved
#64
series
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Travelling Love [Selesai]
  • Fix, You! (completed)
  • Exodus
  • SELENOPHILE
  • Seperti Bintang ✔️(SHORT STORY)
  • Semesta Bersabda // [SUDAH TERBIT]
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana

Kamu seindah rembulan namun jauh untuk aku gapai

More details
WpActionLinkContent Guidelines