ADNAN VETERAN 2

ADNAN VETERAN 2

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 14, 2020
sang pemuda yang sederhana, yang menjalin hubungan dengan perempuan kaya raya . . . begitu banyak tantangan bagi hubungan asmara mereka. Dan semua itu mampu mereka lewati bersama. Bak bunga dan kumbangnya.... . . . simak ceritanya, dan jangan lupa vote biar lanjut.... . . . "Tak pandai bercerita" "Tak pandai bermain rasa" "Tak pandai membuat kata" "Hanya bisa menemanimu seutuhnya" . . . Yaqueen_GR
All Rights Reserved
#52
berharap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Coffee Crush
  • Takdirku dengan Cintamu 💕
  • Coffee Romance
  • KIARA [END]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • RAVASYA [END]
  • Cafetaria story (End)
  • Cinta Secangkir Kopi
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]

The Coffee Crush Di hari Kavya's Cafe membuka pintunya untuk pertama kali, Falisha Lyria tak pernah menyangka bahwa satu langkah kecilnya masuk ke dalam ruangan itu akan mengubah arah hidupnya. Ia hanya berniat singgah. Memesan kopi. Lalu pulang seperti biasa. Namun ia bertemu Aksananda Kavizra---pemilik kafe dengan cara bicara yang tenang dan keyakinan yang terasa terlalu meyakinkan untuk sekadar kebetulan. Sejak awal, Aksa tak pernah terdengar ragu. Ia berbicara tentang masa depan dengan seolah-olah Falisha sudah ada di dalamnya. Dan bagi seseorang yang tak pernah benar-benar dipilih sebelumnya, kepastian itu terasa seperti rumah. Kedekatan mereka tumbuh tanpa drama. Tanpa tarik-ulur yang melelahkan. Hanya dua orang yang merasa cocok, merasa yakin, merasa seolah semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Namun semakin hari, Falisha mulai menyadari bahwa ada bagian dari cerita Aksa yang tak pernah benar-benar ia dengar. Bukan karena disembunyikan, hanya ... tak pernah diceritakan. Dan dalam setiap hubungan yang terlihat tenang, selalu ada satu hal yang tak kasatmata. Falisha percaya ia adalah awal yang baru. Tapi bagaimana jika ia sebenarnya hanya kelanjutan dari sesuatu yang belum selesai? Atau mungkin, sejak awal ... ia memang tak pernah sendirian dalam cerita itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines