Sabda Semesta

Sabda Semesta

  • WpView
    LECTURAS 247
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, feb 1, 2022
WpInfo
Fanfic
NCT
"Sabda, tidak perduli berapa sering kamu menangis. Nyatanya sebuah kepergian akan selalu datang. Entah dengan ucapan perpisahan yang jumawa atau mendadak pergi tanpa aba-aba. Meski begitu, bumi tetap bulat, matahari terus bersinar, dan hidup harus berjalan sebagaimana mestinya. Walaupun dalam perjalanan itu kamu akan terseok oleh luka yang belum kering, pada akhirnya kamu akan menyadari satu hal, bahwa di dunia ini tidak ada yang tercipta hanya satu sisi. Selalu ada datang dan pergi, hitam dan putih, kanan dan dan kiri, baik dan buruk, begitu pula kesedihan yang sudah sepaket dengan sebuah kebahagiaan." "Senjani, selepas hari itu aku mendadak menjadi manusia yang hanya tau cara untuk bernafas. Selepas hari di mana aku mengatakan 'hati-hati untuk segala bangun dan tidurmu' aku bagaikan terjebak pada sebuah lubang hitam berwarna hitam pekat. Duniaku mendadak mati. Butuh waktu lama bagiku untuk bisa mengatakan 'selamat jalan, bungaku' dengan hati yang penuh tabah. Maka, atas segala bentuk kepergian, aku ingin mengucapkan 'terima kasih' pada semua hal tentang kamu, tentang kita, dan tentang dunia yang tak adil bagiku namun membuatku sadar bahwa yang terbaik itu tidak pernah ada di selain kamu."
Todos los derechos reservados
#250
patah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SMARA DIKTA
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • My STEPBROTHER X Na Jaemin
  • Perihal Sandwich(End)
  • Full Of Scratches
  • Eliinaa
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Broken melodies

.・゜-: ✧ :- Happy Reading -: ✧ :-゜・. Malam itu, di sudut kamar yang sunyi, Tata duduk terpaku di atas ranjang. Di pangkuannya tergeletak sebuah album foto tua kusam, berdebu, tapi penuh warna masa lalu. Setiap halaman yang ia buka, mengalirkan kenangan indah masa kecil yang pernah begitu hangat. Ada tawa lepas bersama sahabat-sahabat kecilnya. Ada hari-hari penuh lompatan riang di antara sawah yang hijau, langit yang biru, dan angin yang menyapa penuh cerita. Dunia kecil Tata dulu sederhana, namun begitu berarti. Tapi waktu berjalan, dan segalanya berubah. Kini, di usia remajanya, Tata bertanya : ke mana semua itu pergi? Sebuah kisah perjalanan hati yang mengajak pembaca menyusuri kembali arti bahagia yang sering kali terlupa. Tentang kenangan, kehilangan, dan harapan untuk menemukan kembali diri yang pernah begitu ceria. ◗  ( gambar yang terdapat di dalam cerita bersumber dari pinterest) ◗  ( hanya karangan sederhana dilarang plagiat)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido