Cerita Cinta Santi

Cerita Cinta Santi

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 18, 2021
" Entahlah kapan bahagia akan menghampiri. Dia yang aku sangka pelabuhan terakhir cintaku justru berkhianat. Benar apa dahulu penilaian ku tidak ada sosok setulus Ayah dan Yayah ." Monolog Santi " Aku bukanlah pembawa sial tapi mengapa mereka berkata aku pembawa sial. Dahulu ketika aku dilahirkan ibuku meninggal setelah perjuangan beratnya. Dan ketika aku balita ayahku meninggal karena kecelakaan pesawat. Kini sahabat terbaik ku meninggal juga karena kecelakaan lalu lintas. Benarkah aku pembawa sial seperti kata mereka ?" Monolog Bobby Cerita mungkin tidak update setiap hari atau setiap minggu karena urusan dunia nyata yang kadang menyita waktu dan juga keterbatasan ide.
All Rights Reserved
#129
keterpurukan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • perjalanan cinta rumit
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Complicated | Halilintar x Reader
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • 𝐌𝐲 𝐁𝐢𝐚𝐬 (𝙶𝚘𝚞 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚛𝚞𝚒) | TAMAT |
  • Ruang yang Tak Pernah Jadi Rumah
  • MyBodyguard 🔞(JjaaFirst) ✅
  • Cause We are Family

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines