Story cover for Escape by Ocii_Ar
Escape
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 12, 2020
Mature
Menjadi sukses  dan memiliki pekerjaan yang menjadi incaran banyak orang, siapa yang tidak bangga dan bahagia? Tapi, ternyata tidak semata-mata membuat hidup seorang gadis manis berambut cokelat menjadi lebih baik.  Bukannya merasa haus akan kekuasaan, harta, dan popularitas, justru ia merasa bosan dan muak mejalankan setiap detik sisa hidupnya.  Seperti makanan yang dihidangkan dengan porsi besar dan lauk yang sangat lebih dari cukup, namun tanpa garam. Ya, ia merasa tidak memiliki kualitas hidup. Saat orang lain bisa tertawa lepas dan menikmati hasil jerih payahnya bekerja dengan memuaskan diri dan orang terdekat, gadis itu bahkan tidak tahu harus menghabiskan hartanya untuk apa.

Pikiran konyol tiba-tiba muncul di kepalanya. Ia ingin membuat kehidupan baru yang dapat mengubah hidup yang  sangat membosankan itu. Ia tahu akan ada banyak orang yang sangat menyayangkan keputusannya dan bahkan tak sedikit umpatan yang akan menusuk gendang telinganya, nanti. Tapi, gadis keras kepala tidak akan mendengarkan hal yang jelas-jelas tidak akan menggeser keputusannya itu.


©2020 Ocii Ar
®All Right Reserved
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Escape to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You're Here, But Not For Me by MyMiela
8 parts Ongoing
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Whispers Between Tears by InkedHeart22
14 parts Complete
Alya adalah seorang anak introvert yang selalu merasa berbeda dari teman-temannya. Di sekolah, ia lebih sering menghabiskan waktu sendirian, membaca buku di sudut perpustakaan atau menatap keluar jendela, berharap dunia di luar sana bisa memahaminya. Teman-temannya menganggapnya aneh karena jarang berbicara dan tidak tertarik pada hal-hal yang mereka sukai. Hanya di rumah, bersama ibunya, Alya merasa nyaman dan dicintai. Namun, kehidupan Alya berubah drastis ketika ibunya tiba-tiba jatuh sakit. Dunia yang dulunya sunyi dan sederhana kini terguncang. Tanpa ada yang bisa ia andalkan selain dirinya sendiri, Alya terpaksa keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan hidup yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Setiap hari, dia berjuang merawat ibunya yang lemah sambil berusaha bertahan di sekolah, di mana rasa kesepian dan kesedihan menghantuinya. Di tengah kekacauan emosional, Alya menemukan kekuatan dalam bisikan-bisikan hatinya. Dalam momen-momen kesedihan, saat air mata mengalir, ia mendengar suara-suara lembut yang mengingatkannya bahwa ia tidak sendirian. Melalui perjuangannya, Alya belajar tentang makna persahabatan sejati, kehilangan yang menyakitkan, dan bagaimana cinta tidak selalu harus diungkapkan dengan kata-kata. Meskipun dunia di sekitarnya terus berputar, Alya belajar untuk berdiri tegar, menyimpan harapan di balik keheningan dan air mata sehingga akhirnya menjadi seseorang yang membanggakan. Me : @InkedHeard22 -Happy Reading, I Hope You Enjoy It-
The Secret Life of The Loveable Daughter (The Secret Life Series #3) by wldstrs
56 parts Complete
Orang-orang dengan hidup yang mudah selalu berharap mendapatkan sesuatu yang lebih rumit untuk memberikan hidup mereka sebuah tantangan. Namun orang-orang dengan hidup yang penuh tantangan pasti berharap untuk mendapatkan yang sebaliknya. Lalu, bagaimana dengan orang-orang yang berada di tengah? Apa yang akan mereka harapkan? ** Chloe Law adalah apa yang kalian katakan sebagai gadis dengan kehidupan sempurna. Ia memiliki orang tua yang menyayanginya, sahabat yang selalu ada untuknya, dan kehidupan yang ia inginkan. Tapi semua itu hanya tipuan. Ya, dia bahagia, tapi ia ada merasa kurang. Ya, dia disayangi, tapi lagi, ia merasa ada yang kurang. Karena jauh dalam dirinya, ia tahu, kehidupan sempurnanya hanya lah sebuah fase dalam kehidupan, tidak ada yang pernah tetap berada di puncak, ini adalah roda kehidupan. Sekarang, setelah Chloe menemukan kehidupan di bawahnya, ia harus menemukan cara untuk kembali ke atas, dia harus bertarung dengan dirinya sendiri, meninggalkan dirinya yang lama, dan menumbuhkan dirinya yang baru, ia kembali beradaptasi, walaupun itu berarti sepenuhnya melupakan akarnya. Dia tidak memiliki pilihan, tetapi itu bukan karena keputusannya, tapi karena sesungguhnya, ia tidak diberikan kesempatan untuk memilih. Ini adalah kehidupannya sekarang. ‼️‼️HIGH CHANCE OF SPOILER IF YOU WANT TO READ THE PREVIOUS BOOK‼️️️️️️️‼️ ---------------------------------------------------------- | STARTED: April 11th, 2016. | | COMPLETED: June 1st, 2017. | ----------------------------------------------------------
You may also like
Slide 1 of 9
You're Here, But Not For Me cover
Love Is Complicated cover
🍑Si Yehan and Ye Wanwan (1) (-) 🍑 cover
from me for you cover
KELABU cover
ARGA [Completed] cover
Whispers Between Tears cover
Tentang Lionel : Cerita dari Catherina cover
The Secret Life of The Loveable Daughter (The Secret Life Series #3) cover

You're Here, But Not For Me

8 parts Ongoing

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.