Sujud Terakhir Bersama Abi

Sujud Terakhir Bersama Abi

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 2, 2021
Wajib follow sebelum baca!! Salah besar jika seorang hamba menggantungkan hidup kepada selain Rabb-NYA. Karena semua yang bernyawa di bumi ini memiliki masanya masing-masing. Tidak ada cinta yang lebih besar daripada cinta Rabb-NYA. Begitu pun saat Allah mengambil seseorang yang paling berarti dalam hidup kita adalah salah satu bukti kecintaan-NYA. Seseorang yang biasa dipanggil Abi, satu-satunya panutan di rumah sederhana yang jauh dari kata mewah harus kembali menghadap Rabb-NYA dalam keadaan bersujud. Maryam merasa jika Tuhan tidak adil. Wanita itu tidak pernah iri dengan nikmat orang lain. Tapi Maryam tak bisa menerima begitu saja kepergian Hamzah, pria yang sangat ia cintai. Seiring berjalanya waktu, akankah Maryam mengikhlaskan kepergian suaminya? ig @nadivacahya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • My Sweet Imam [SELESAI]
  • TAKDIR CINTA RIANA
  • Senandung Rasa [SELESAI]
  • Astagfirullah, Husband! [RE-UPLOAD]
  • NAJWA (Ketika Hati Memilih) ✓
  • ABBIYYA AL-FARIZI [TERBIT]
  • Surga Bersamamu [Tamat]
  • Sebelum Akad

"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)

More details
WpActionLinkContent Guidelines