Rebas
  • WpView
    LECTURAS 91
  • WpVote
    Votos 31
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 12, 2020
Kesakitan yang aku alami sudah cukup membuatku ingin sirna. Usaha yang kukerahkan tak kunjung membuahkan hasil. Namaku Allen, semua hal aku lakukan untuk mempersatukan keluargaku kembali. Banyak cobaan yang aku alami dalam hidupku. Lelah, capek,muak semua perasaan itu sudah aku alami. Akankah kebahagiaan menjadi jawaban dari tangisan kesakitan ini?.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Diary Peri Keceriaan
  • Titik Capai ✔️
  • their story
  • Telaga Imajinasi [Kumpulan Cerpen]
  • Cerita Kita
  • Happy Is Bulshit
  • Sang MATAHARI [Antologi Cerpen]
  • Anak Sulung Kesayangan [End]
  • Shorts Story

Tidak semua rumah berbentuk bangunan, dan rumah bukan sekedar tempat untuk pulang, melainkan sesuatu yang membuat kita merasa nyaman dan tenang, membuat kita berpikir bahwa kita harus hidup lebih lama agar bisa terus berada di dekatnya. Jika kebanyakan orang menganggap bahwa seseorang merupakan rumahnya, lalu bagaimana jika rumah itu ternyata adalah sebuah buku? Sebuah benda mati yang setiap lembarnya selalu menjadi saksi bisu, tidak ada yang bisa ia lakukan selain diam dan menerima satu persatu kata yang mengandung banyak makna. "Buku itu akan menjadi sangat berharga, karna di sana, kamu bisa mengekspresikan segala hal, kamu akan merasa tenang, aman dan nyaman, kamu tidak akan merasa terpojok, tidak akan ada bantahan yang berujung menyalahkan, tidak ada nada tinggi yang membuatmu sakit hati." ~Chana happy readingg🔥

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido