Gift
  • WpView
    Reads 663
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 25, 2022
Sayap putihnya itu mulai bergerak kedepan, menuju tubuh Arsa. Membuat tubuh mereka berdua semakin dekat. Sayap itu terus menghilangkan jarak yang ada. Arsa yang dipeluk dengan sayap lembut itu menerima dekapan hangat darinya. Lambat laun tangan Arsa meraih pinggang sang malaikat. Ia tidak keberatan jika Arsa menyentuh tubuhnya. Ini adalah hadiah kecil darinya, setelah ia melewati semua ujian hidup dengan baik. *** Arsa hanya diam mematung, 'Apa-apaan itu tadi? dia memelukku? tersenyum padaku? mengenalku? apa-apaan ini! Harusnya tadi aku tidak usah bertanya, harusnya aku ikuti saja permainan mereka. Tapi entah kenapa, aku tidak mau dipermainkan oleh mereka bertiga' *** "Arsa, kami tidak peduli sedikit pun tentang pencitraan yang kau katakan tadi. Kami hanya ingin menjadi temanmu lagi, menjadi sahabatmu lagi, kami sangat ingin bersamamu lagi, tidak ada niatan lain, Arsa" jelas Zohar dengan tenang. Melihat Arsa yang sudah berubah ini sangat menantang amarah Zohar. Tapi ia sadar, Arsa yang sedang bersamanya saat ini, bukan lagi Arsa yang Zohar kenal. Ini adalah Arsa yang sudah tumbuh dewasa dengan segala perintah Ayahnya, yang tidak mempedulikan perasaan Arsa. Semua gambar dari Pinterest*
All Rights Reserved
#37
ruangrindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • Disguise... [END]
  • BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
  • GIFA
  • Make a Story With You
  • Langit Yang Merenggut Cinta

"Terkadang, di balik luka yang mendalam, tersimpan kekuatan yang tak terduga. Terkadang, di balik senyuman kecil, tersembunyi harapan yang tak terpadamkan. Dan terkadang, dalam gelapnya kehidupan, hadir cahaya yang mengubah segalanya." --- Citra Anastasya Hartadi, gadis kecil berusia tiga tahun, lahir di keluarga yang seharusnya mencintai dan melindunginya. Namun, bagi Citra, rumah hanya tempat penuh caci maki, tangan kasar, dan luka yang tak terlihat. Sementara kedua kakaknya, Rani dan Lala, dimanja tanpa batas, Citra diperlakukan seperti beban yang harus ditanggung. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan keluarga Siregar, keluarga penuh kehangatan yang membawa secercah cahaya di tengah kegelapan hidup Citra. Alexander Mahendra Siregar, pria berwibawa yang diam-diam menyimpan luka masa lalu, melihat sesuatu yang istimewa dalam diri Citra. Perlahan, gadis kecil yang rapuh itu mulai menemukan makna kasih sayang sejati sesuatu yang selama ini hanya bisa dia bayangkan. Namun, jalan menuju kebahagiaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Citra harus berjuang keluar dari lingkaran kejam yang mengungkungnya. Luka, pengkhianatan, dan pengorbanan menjadi bagian dari perjalanannya menuju kehidupan baru. Akankah gadis kecil ini mampu melangkah meninggalkan bayang luka, ataukah dia akan terjerat selamanya dalam penderitaan? "Putri Kecil dalam Bayang Luka" bukan sekadar kisah tentang anak kecil, melainkan perjalanan mengharukan tentang keberanian, cinta, dan pengorbanan. Cerita ini akan menggugah hati setiap pembaca, memaksa kita menatap tajam pada arti keluarga yang sesungguhnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines