haruskan begini

haruskan begini

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 1, 2023
Nina syahida, sahabat kecilku yg paling aku sayangi. Entah apa yg ada di benaknya saat mengatakan sesuatu yg kuanggap sangat konyol atau bahkan "gila", dia memintaku menikahi suaminya?!. "Menikah lah dengan suamiku," ujar Nina pelan seperti sebuah bisikan,namun aku masih sangat jelas mendengar. Bagai tersambar petir saat ku dengar sahabat kecil yang paling kusayangi ini memintaku untuk menjadi madu suaminya. "Hanya butuh satu buku untuk jatuh cinta pada membaca. Ambil buku itu. Mari jatuh cinta" _najwashihab_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Komposisi Cinta (END)
  • My Innocent Wife (END) ✅
  • GHAZI ELZIO [TAMAT]
  • Persahabatan dan Cinta (OnGoing)
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • IKHLAS [END]
  • Tanya Hati
  • Wanita Kedua Suamiku (On Going)
  • Suddenly Marriage
  • Not My Type ✓

Segala kebaikan yang ada di muka bumi ini, Naida rasa Sandi memilikinya. Lebih dari sekadar seorang suami, Sandi seperti malaikat. Ya, begitulah yang ia rasa selama menjalani hubungan dengan Sandi. Selama enam bulan pernikahannya dengan Sandi, Naida tidak pernah mendapatkan sesuatu yang mengejutkan kecuali nama yang selalu disebut sang suami ketika hangat malam mendekap keduanya. ____________ Sandi menyukai perempuan itu. Pada pandangan pertama di pertemuan mereka. Ia menikahi seorang Naida Zabrina bukan karena kecantikannya yang mirip seperti perempuan sehidup sematinya. Ia hanya, rindu? Rindu mendapat perlakuan lembut nan menyenangkan seperti yang dulu sering ia rasakan. Naida bisa melakukannya juga. Tapi ia tidak menyangka bahwa Naida mampu menghadirkan rasa yang lebih indah dari sekadar suka. Lalu bagaimana dengan janji sehidup semati yang ia ikrarkan pada perempuan yang pernah mengisi separuh hidupnya? *** Cinta itu nikmat. Semua orang mendambakan kenikmatannya, namun tak semua tahu cara meraciknya hingga terasa sempurna. Kini, komposisinya sudah tepat-ada aku, ada kamu, dan ada cinta di antara kita. Tidak lebih, tidak kurang. Sederhana, tapi sungguh luar biasa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines