AMANDITA
  • WpView
    GELESEN 180
  • WpVote
    Stimmen 1
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juni 14, 2023
WpInfo
Belletristik
Science-Fiction
Menaruh harapan pada seseorang yang menginginkanmu lenyap dari dunia adalah tindakan paling bodoh __________ + (cerita ini murni dari karangan author sendiri. Latar tempat dan suasana akan dibebaskan pada imajinasi si pembaca) SEMOGA KALIAN SUKA!...
Alle Rechte vorbehalten
#29
rendy
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • oppressor or oppressed? (TAMAT)
  • GARIS SUNYI YANG BERTAUT
  • Cracked Love
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Forever Yours
  • TRANMIGRASI ZEA & NEYRA
  • OneStory
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien