We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
NELFA&NineBall Season! : Lachesism

NELFA&NineBall Season! : Lachesism

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 27, 2020
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Keinginan agar hidup yang didambakan berjalan normal secara terus-menerus memang suatu hal umum. Jangan lupakan kalau masa muda harus dihabiskan dengan belajar dan berguru pada guru paling diandalkan semesta. Yup! Itu adalah pengalaman. Jika kau mempunyai otak jenius nan cerdas dan kelebihan fisik psikis matang di usia 12 tahun, apa yang akan terjadi dengan masa sekolahmu? Mengasyikkan bukan? Aku tahu kau sedang berkhayal mendapat seluruh hal tersebut sebab tidak ingin repot berjalan di tengah cahaya atau kegelapan sendirian. Sayangnya kehidupanku berbeda. Segala hal sempurna jatuh kepadaku hingga lingkup internasional. Tentu orang tua dan keluargaku bangga akan fakta ini. Begitupun aku, ini semua sangat menyenangkan. Kau tahu, hal normal yang dapat kujalani secara teratur dan cukup itu... Membosankan! Aku bebas mendapat dan melakukan apapun. Bahkan aku ikut kelas percepatan dan lulus diakui berbagai universitas. Karena zona damai ini telah kuselesaikan, dunia di abad ini berjalan mulus. Perlahan, aku hampir berakhir dengan kegilaan karena jenuh. Tapi karena fase itu aku menyadari satu hal. Orang biasa akan terlelap di khayalan obsesi dan terpuruk di titik monoton sekat permanen gila. Berbeda dengan orang jenius, ada fase bosan yang dialami mereka berkat panggilan kemurnian awal dari penasaran. Aku terlalu banyak mengoceh, begini saja. Teman-temanku yang absurd dan datang bagaikan pasang surut laut. Saat kehampaanku mulai menggelora, mereka selalu menjaga pikiran dan hatiku dari ambisi. Karena itu, kuputuskan untuk kembali ke bangku kelas 6 sebagai gadis lugu menyebalkan. Kini lembaran seolang diulang. Pengendalian dan kemampuan sahabatku tak disadari memutarbalikkan masa kami mendekati kekacauan waktu. Tiap hari, akan kutunggu hal yang mendebarkan di luar akal. Bahkan tiap detik aku selalu berharap berada di situasi berbahaya. Kita mulai keseharian sekolah dipenuhi mimpi remaja ini! Picture Sourced : Pintrest Cover Edit by Canva
All Rights Reserved
#753
dark
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • Free Lady : Alternis Time
  • ASRAR [TERBIT]
  • Kaisar, Tolong Abaikan Saya! [END]
  • I WAS BORN TO BE ALONE [END]
  • New World [REVISI]
  • My Friend Is My Strength
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Cahaya [COMPLETED]

Yang bersinar di malam hari hanyalah kunang-kunang, namun yang ku lihat malam itu adalah sesuatu yang lain. bukannya makhluk kecil seperti titik cahaya layaknya bintang di langit, mahluk itu serupa kupu-kupu, yang mengeluarkan cahaya. Awalnya ku pikir, itu hanya khayalan ku saja. sampai kejadian tak terduga terjadi, sejak malam itu aku berubah. diikuti dengan kejadian aneh yang lain, sebuah sekolah yang menyebut diri mereka Wizard Academy, menarik orang-orang yang memiliki kelebihan. Sejak bergabung, aku menyadari keanehan, dihantui oleh mimpi-mimpi aneh tentang teman masa kecil yang sudah lama tidak ku temui. Membawa ku kepada Dea, pemimpin sekolah tersebut menyimpan sebuah rahasia besar di dalam akademi. Tidak hanya itu, perlahan terungkap, sejak awal semua hal aneh yang terjadi saling berhubungan. Dimulai dari kupu-kupu bercahaya, penarikan orang-orang berkemampuan oleh Wizard Academy, hingga terungkap jika ujung dari semua hal aneh itu membawa kami ke dunia lain yang sedang mengalami masalah besar. kami tidak mendapatkan berkah, namun kutukan. Untuk melanjutkan hidup, aku dan teman-teman ku memulai pemberontakan. Demi keselamatan hidup kami, dua dunia yang terancam, dan Teman masa kecil ku yang menunggu pertolongan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines