Sederas hujan air mata yang menyaksikanmu pergi Sesetia senja yang tak pernah berjanji namun selalu kembali. Aku akan menunggumu. demi Desember yang telah menertawaiku. demi Hujan yang sudah mengetahui tangisku dan demi Senja yang padanya aku menitipkanmu. Warning: cerita ini murni dari hasil pemikiran saya sebagai penulis. Hasil kerja keras saya. Sangat dilarang keras untuk mengkopy paste apalagi meremake cerita ini. Mari saling menghargai sesama penulis.
More details