Remember Us

Remember Us

  • WpView
    Membaca 8,008,284
  • WpVote
    Vote 315,524
  • WpPart
    Bab 45
WpMetadataReadLengkap Rab, Feb 21, 2018
Randi tidak bisa mempercayai penglihatannya saat ini. Perempuan yang 8 tahun lalu sempat menjadi pacarnya selama tiga hari sebelum ia pergi ke luar negeri, yang tidak bisa dihubunginya sama sekali, dan yang dicari-carinya setengah mati. Kini ia menemukannya! Tapi... kenapa perempuan itu menggandeng seorang anak laki-laki yang begitu mirip dengannya? Versi mini dirinya? "Cherisha!" "Kamu siapa? Apa kita saling mengenal?" Kenapa Cherisha sama sekali tidak mengenalnya? *** DITERBITKAN
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BEST OF US - TERBIT CETAK
  • My Bad Prince
  • bartender [COMPLETED]
  • Lost soul
  • DikaRanggi
  • Oriana's Wedding Diary (Akan Tersedia Di Gramedia 8 Mei 2017)
  • Two Faced - TERBIT
  • Echo of desire  (Rorasa) THE END.
  • The Unmatch Fiancé [END]
  • You are my soulmate
  • Blurred Lines
  • God Don't Make Mistake
  • GERBONG KERETA, CERITA KITA✔
  • CHAIRMATE [DRAMIONE]
  • Be Mine, FOREVER
  • Jane [OPEN PO]
  • Denial

TERSEDIA DI TOKO BUKU SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS Aku nggak mengerti bahwa sebuah kisah cinta bisa seperti ini. Sungguh, dulu aku hanya gadis polos yang tak pernah peduli pada cinta sejati. Di dunia ini, hanya ada 2 pria yang tadinya kupikir akan jadi pendamping hidupku: dr. Riza yang maha sempurna atau fotografer terkenal, Jerro Atma. Tapi lihat sekarang apa yang kulakukan. Galau habis-habisan menunggu orang yang tak pernah kuperhitungkan pulang ke Indonesia. Pria brengsek yang menjadikanku pacarnya dua jam sebelum keberangkatannya ke Amerika. Gila kan? Mana katanya dia akan sering-sering pulang? 6 bulan sekali my ass! Sudah hampir 2 tahun dan dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda dia mau pulang. Tapi sudahlah. Toh memang aku sendiri yang gila, mau-mau saja menunggunya. Ya bagaimana, namanya juga sayang. Kupikir mudah saja menunggu. Ngomong-ngomong, aku cukup jago dalam mempertahankan perasaan. Tapi baru kali ini aku sadar, bahwa menunggu dan bertahan tak semudah kelihatannya. Apalagi, saat kamu tidak tahu yang sebenarnya apakah dia layak ditunggu atau tidak. Dan saat kamu sibuk bertanya-tanya, ada orang lain yang punya jawaban masuk akal. [Lanjutan dari When You Tell Me That You Love Me]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan