Die or Love?

Die or Love?

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 14, 2020
Seorang gadis SMA yang tidak sempurna secara fisik, ia tidak terlalu cantik bahkan jauh dari kata cantik, selalu menutupi wajahnya dibalik Hoodie hitam kesayangannya. "gadis bodoh, dasar jelek!" kata kata yang sudah menjadi asupannya tiap hari ketika melewati lorong sekolah. Penderitaan yang tak berujung bahkan saat ia pulang kerumah, rumah yang sudah seperti neraka baginya bahkan tak pantas disebut sebagai rumah. Yang dia dapat hanya lah suara tamparan dari ayahnya disusul suara tangisan dari ibunya, ayahnya yang tukang mabuk dan selalu melampiaskan amarahnya kepada anak dan istrinya. "Bunuh diri" Ya, hanya itu yang selalu terlintas dipikiran gadis itu. Tapi tentu saja ia masih memikirkan ibunya yang selalu tersiksa atas perlakuan ayahnya, hingga pada suatu hari, ibunya yang sudah tidak kuat menahan penderitaan itu memilih untuk mengakhiri hidupnya, gadis malang itu hanya bisa menangis terisak Isak melihat ibunya yang sudah tidak berdaya dan dipenuhi banyak darah. setelah kepergian ibunya, tidak ada lagi alasan untuknya agar tetap hidup. Lalu apakah gadis itu akan memilih mengakhiri hidupnya?
All Rights Reserved
#370
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Insecure [REVISI]
  • If I Die, Will You Listen?
  • TOO MUCH (Tamat)
  • Trust
  • Alisa's Story
  • ELGITA  (TERBIT)
  • C

Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines