Antara Cinta dan Cita

Antara Cinta dan Cita

  • WpView
    LẦN ĐỌC 21
  • WpVote
    Lượt bình chọn 9
  • WpPart
    Chương 3
WpMetadataReadĐang sáng tác
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối Thứ 7, thg 5 14, 2022
Zalifa dan Zilfa, mereka adalah anak kembar. Namun tidak begitu akrab, mereka menyukai orang yang sama, yaitu orang yang satu sekolah dengan mereka, akan tetapi pria itu hanya menyukai salah satu dari mereka. Dan satunya lagi tidak terima, maka apa yang akan dilakukan oleh seorang yang tidak disukai tersebut? lalu apakah mereka memilih jalan cinta ataukah cita-cita? Saksikan perjalanan mereka dalam cerita ini. Silakan dibaca teman-teman.
Bảo Lưu Mọi Quyền
#114
citacita
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • PEMUDA MUSAFIR
  • MUNAQOSYAH (TAMAT)
  • ISTIKA
  • cinta yang terlambat
  • SAKALA
  • I'm Zeba, I'm Perfect, I'm Irreplaceable,
  • Dilema (On Going)
  • orang yang selalu menunggu ku
  • FaZa (Tamat)
  • YOU ARE MINE

PEMUDA MUSAFIR adalah sebuah cerita perjalanan seorang pemuda yang selalu melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu agama di berbagai penjuru negri, hampir sisa hidupnya digunakan untuk belajar agama. Lelaki itu bernama Muhammad Mushaf Al-Hadish seorang pemuda yang memiliki ciri khas tersendiri dalam berpenampilan. Lelaki itu suka sekali membaca buku dan mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur'an di earphone yang terpasang di kedua telinganya. Iris matanya yang coklat terang dan alis yang tebal menjadi pemikat manis dalam dirinya. Tidak ada yang mengetahui siapakah sosok pemuda musafir itu, sampai akhirnya kedatangannya ke Indonesia membuatnya bertemu dengan seorang gadis yang tiba-tiba datang menyeret lalu menggodanya untuk melakukan zina. Lebih lagi gadis itu ternyata anak seorang perwira yang cukup di segani. °°° "B-uka pintunya sekarang." Mushaf mencoba mengendalikan emosinya saat gadis asing di hadapannya mulai melangkahkan kakinya mendekat. Ingatkan sekali lagi jika Mushaf paling tidak berani memukul seorang perempuan apalagi menyentuhnya dengan sengaja. "Ayolah jangan menjadi seorang munafik Sayang, nikmatilah kesenangan ini sampai tubuh mu bisa merasakan surga dunia." Mushaf memalingkan wajahnya saat tangan kurang ajar gadis itu berniat menyentuh pipi bagian kanan wajahnya. "Sepertinya anda tidak buta mengetahui larangan agama di dalam Islam." .... Publis: 04 Desember 2024

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn