Follow dulu yak:) kan gratiss>.<
K I A
- sebuah ujung -
"Tungguin aja sampe janur kuning melengkung, kalo ga melengkung ya berarti gajadi" jawabnya dengan tenang
Kia memalingkan tatapanya ke wajah dingin orang di sampingnya itu "Kamu itu masih sama ya Da, dingin dan simpel, meskipun aku nggak pernah tau asli perasaanmu gimana. Lalu, kamu nggak usaha apapun?"
"Untuk apa Ki? Untuk sebuah hal yang belum pasti menjadi milik? Untuk orang yang menyatakan menyerah dan mundur terlebih dahulu dari semua ini. Setelah itu, rasaku dia baik-baik saja meskipun sendiri, begitupun aku, untuk apa aku berusaha. Lagi pula sejak kuliah kapan kamu bisa percaya sama aku, lagi? Enggak!"
Sebuah kata yang diyakini akan menjadi milik selamanya ternyata salah, "teman". Keduanya hanya tercekat pada kata itu, berharao semua berjalan semstinya, meskipun keduanya yakin bukan ujung ini yang diharapkan oleh ruang kecil bernama rasa.
#cerita sudah lengkap!
Ini bukan kisah tentang perempuan manis yang jatuh cinta kepada laki laki nakal atau laki laki yang baru ia kenal.
Ini kisah tentang perempuan yang kehilangan bahagianya. Sulit baginya untuk sekedar merasakan senyuman.
Athalariq. Laki laki tampan datang berniat mewarnai hidupnya. Tapi apa untungnya atha membuat gadis itu kembali? Dan apakah atha akan berhasil?
***
"Bahagiaku bukanlah bahagiamu. Tapi bahagiamu sudah jelas bahagiaku"
Bantu saya untuk mengembalikan sebuah senyuman yang telah dirampas waktu.
-Atha.
》》》》》
"Kata orang kalo cemburu itu berarti dia sayang" atha.
"Itu kan kata orang. Gue bukan orang!" Laura.