Rachel

Rachel

  • WpView
    Reads 21,514
  • WpVote
    Votes 3,468
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 21, 2024
" Terkadang hidup memerlukan dendam agar lebih menarik." - Rachelia Adiva Taresha A. Dia kembali, gadis cantik dengan senyuman cerianya yang kini menjadi senyum mematikan untuk mereka. " Sekarang waktunya gue menikmati seberapa bahagia nya dunia ini." ujarnya menekankan setiap kata yang keluar seraya tersenyum indah namun tersirat banyak hal yang sulit ditebak. ' Dendam itu gak baik, tapi sakit dibalas maaf itu gak adil.'
All Rights Reserved
#51
penghibur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Payback's Sweet
  • NAKALA DAN TAWANYA
  • Adek Abang || END
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • Tak Satu Arah [Selesai]
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • Segitiga [END]
  • ALEYA~~
  • Someday
  • Destined for me 2

Payback's Sweet Rasa sakit yang menggores dalam, luka yang tak kunjung sembuh, dan tekanan yang terus menghantui menjadi teman setia dalam hidupnya. Setiap malam diisi oleh bayangan masa lalu yang kelam, setiap pagi diawali dengan tekad untuk membalas penderitaan yang pernah ia alami. Namun, di balik amarah yang menyala-nyala, tersembunyi tanda tanya. Apakah balas dendam akan mengembalikan segalanya? Atau justru menjerumuskannya ke dalam kegelapan yang lebih dalam? Ini bukan sekadar kisah tentang pembalasan, tapi tentang seorang manusia yang terjebak antara keinginan menghancurkan atau kerinduan akan kedamaian. Sebuah kisah tentang luka yang tergores dalam, dendam membara, dan pembalasan yang haus akan kesempurnaan. Hidup dalam dunia yang dimana setiap kesalahan harus dibayar tunai, siapa yang akan tersenyum terakhir? ________ "Dendam itu seperti anggur yang semakin tua-semakin lama disimpan, semakin memabukkan. ketika saat pembalasan tiba, ia tak sekadar pahit, tapi juga... manis." "karena hidup bukan tentang memaafkan, tapi tentang membalas dengan senyum palsu, tipu daya yang sempurna, permainan pikiran, sampai mereka terjatuh dalam lubang yang mereka gali." __________ Setelah membaca harap vote dan komen.❤️👍

More details
WpActionLinkContent Guidelines