We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rumit [On Going]

Rumit [On Going]

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
FOLLOW DULU SEBELUM BACA! Setelah banyak permasalahan yang Nessa alami, Nessa menjadi seseorang yang lebih tertutup dan pendiam. Kehidupannya pun, sekarang terasa hampa dan gelap. Nessa tidak tahu kapan dia akan merasakan hangatnya kebahagiaan lagi. Dia bingung dan bertanya-tanya, mengapa dirinya masih hidup? Sedangkan disini dia benar-benar merasa sendiri dan putus asa. Untuk apa dia hidup, jika orang-orang yang disayanginya pun tidak ada. Sudah tidak ada yang Nessa harapkan, namun kedatangannya ntah membuat Nessa bahagia atau justru terluka. "Gue mau putus sama lo!" ujar Altair. "Gue pikir, lo bisa jadi bintang di kehidupan gue yang gelap ini," ucap Nessa dengan air mata yang tertahan. "Gue nggak paham maksud lo. Tapi asal lo tau, dari awal hubungan ini pun gue nggak pernah punya perasaan untuk lo!" sentak Altair. "Gue tau itu. Dan gue nggak mau ini berakhir," lirih Nessa. "Lho kenapa? Disini gue yang memulai. Jadi itu hak gue juga untuk mengakhiri!" Altair pun hendak meninggalkan Nessa. "Justru itu! Lo yang memulai dan lo harus bertanggung jawab Al!" teriak Nessa yang sudah tak bisa membendung air matanya itu. Altair menghentikan langkahnya. "Maksud lo?" tanya Altair dengan bingung. Nessa mendekati Altair dan berkata, "perasaan gue!" Setelah mengucapkan itu, Nessa berlari meninggalkan Altair dengan perasaan bingung dan terkejut. PENASARAN? LANGSUNG BACA! JANGAN LUPA VOTE + SHARE!
All Rights Reserved
#117
pilu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OUR [Selesai]
  • Hiraeth'n
  • Back to School (TAMAT dan SUDAH TERBIT)
  • Aksara [VERSI PDF FULL]
  • HILANG [Segera Terbit]
  • UNREQUITED LOVE [COMPLETED]✔
  • SECRET [END]✔︎
  • DETTA
  • DIA ANGKASA
  • GALANG [SELESAI]

"Pameran seni, sedih banget" ucap Kenzo, kali ini dengan pandangan meremehkan. Anaya mengeram marah, mengumpat dalam hati atas mimik wajah Kenzo yang di tampilkannya sekarang, Kenzo selalu seperti itu dan Anaya tidak suka. Anaya hanya diam, tidak berniat menjawab perkataan Kenzo, karna dia tau jika di jawab, Kenzo tidak akan bherenti. "Gue menduga sih, pasti cowok lo itu orang kolot yang ngajakin ke pameran seni, sedih banget gue dengernya" ucap Kenzo memancing emosi Anaya. "Iri itu tanda tak mampu lohh" ucap Anaya, tanpa menoleh ke arah Kenzo. "Gue nggak iri, cuman kasian aja sebasi itu cuman di ajak ke pameran seni, ngenes banget nggak sih nay" ujar Kenzo sambil menaikkan sebelah alisnya YANG PENASARAN LANGSUNG CEK YAHH:) OKE INI CERITA KEDUA AUTHOR SELAMAT MEMBACA JIKA ADA NAMA YANG SAMA HARAP MAKLUM SESUNGGUHNYA AUTHOR SERING SALAH :) UPDATE KETIKA MOOD NULIS SANGAT BAIK :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines