RAHAGI
  • Reads 13
  • Votes 2
  • Parts 1
  • Reads 13
  • Votes 2
  • Parts 1
Ongoing, First published Oct 14, 2020
Setelah hari itu, hari dimana surat terakhirmu sampai kepadaku, aku masih disini, sama sekali tidak beranjak. Kepergianmu membuat ruang yang tadinya begitu luas dan damai menjadi hamparan kosong diisi nestapa. 

Masih ingatkah kau jalan pulang? 
Atau sudah binasa seluruh asa hingga kata dan rasa tak lagi berkuasa?
Tampaknya kau baik-baik saja, tapi aku bagaimana?
Walau begitu aku akan tetap menjadi orang yang sama.

Menjadi Renjanamu, 
yang selalu merindukanmu dengan sederhana, dan mencintaimu dengan rasa yang amerta.

Namamu tidak pernah keluar dari isi kepala, mengkhawatirkanmu rasanya sudah menjadi kegiatan yang tak pernah bosan aku lakukan.
Apa makanmu cukup? Apa tidurmu lelap? Dunia memperlakukanmu dengan baik, bukan? Aku percaya semesta akan melalukan segala cara untuk menjagamu. 

Kini, swastamita tak lagi kirana. 
Temaram senja membawamu pergi lagi dan lagi.
Entahlah, sudah berapa lama aku menunggu kepulanganmu di ambang pintu tapi yang selalu kudapat hanyalah kekecewaan yang membelenggu.

Haruskah aku bertahan lebih lama lagi?
Atau setelah aksara ini berakhir, aku harus mengikhlaskanmu?



RAHAGI, 2020.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add RAHAGI to your library and receive updates
or
#826ceritasma
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
The Boss is My Roommate [21+] cover
Transmigrasi Seksi Bumil  cover
Hello, KKN! cover
Hyper cover
Just an escape cover
FORBIDDEN DESIRE (21+) cover
Love from Sleeping Beauty  cover
Dark Love cover
Trapped With My Brother Friend cover
Give Me Your Sandwich! [END] cover

The Boss is My Roommate [21+]

58 parts Complete

"Aku mau lakuin itu sama kamu, Pak." Cerita tentang Pita mengeksplor banyak hal baru dalam hidup ketika Airlangga menawarkan sebuah kamar di apartemen pribadinya. Pita hanya seorang gadis 22 tahun yang masih belum menemukan arah untuk masa depannya. Hidupnya selama ini hanya berputar pada keluarganya. Namun, transisi menjadi dewasa menyadarkannya bahwa banyak hal besar yang belum pernah ia ketahui. Sampai takdir mempertemukannya dengan Airlangga, dan dengan kesadaran penuh menginginkan sesuatu yang selama ini menjadi larangan untuknya. Airlangga hanya pria yang hampir mencapai kepala 4 di masa hidupnya. Fokusnya hanya pada pekerjaan, pekerjaan, dan pekerjaannya. Tidak pernah sekali terbesit untuk mengalihkan perhatiannya pada hal lain, apalagi seorang perempuan. Namun, semua berubah ketika secara impulsif dia menawarkan sebuah kamar untuk tempat bernaung Pita. Terlebih Pita seperti epitome dari kemurnian yang sulit untuk ditolak. Mature and adult theme Age gap Office romance Sex scene 18+ 21+