Tentang Rasa[ON-GOING]

Tentang Rasa[ON-GOING]

  • WpView
    Membaca 392
  • WpVote
    Vote 195
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Apr 15, 2021
[update secepatnya] ketika masa lalu menjadi penghalang cinta kami. Iya kami, antara aku-saphire dengan Audra orang yang aku cinta. ... "kenapa harus orang tua kamu dra?" tanya Saphire. aku menghapus air mata yang turun di kedua kataku dengan kasar. "kenapa harus kamu?! temen curhatku yang tahu segalanya, tapi ternyata sebaliknya ..temen curhat ku adalah keluarga yang menghancurkan kebahagiaan ku." Sakit. Itulah yang aku rasakan saat ini. Orang yang sudah aku cintai dan aku anggap sebagai orang terbaik nyatanya salah, dialah orang yang menghancurkan kebahagiaan keluargaku. Saat dia di sayang seorang papah, berbeda dengan aku yang hanya di sayang oleh mamah. Dia memiliki kebahagiaan lengkap, sedangkan aku? Aku broken home. Aku selalu berusaha mikir positif tentang papah yang hanya bisa pulang dua kali dalam satu bulan. Bayangkan saja, seorang anak harus menanggung beban rindu kepada orang tuanya. Dan inilah ceritaku. [SEMUA CERITA MEMILIKI HAK CIPTA!] __________________________________ Cerita ke-dua ku, mohon di simak dan di baca dengan baik!❤️
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
audra
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SABDA [Moving]
  • Me and Monday (lagi sambil direvisi)
  • About a Diandra Story
  • Fall in Love with Gangster Boy (END)
  • Diary Depresiku
  • MOANA AUDIA [ TERBIT ]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  •  CHANGE ME ✓

Sabda adalah PBB, Pelajar Biasa Bahagia. Ibarat jalan tol yang baru diresmiin, hidupnya terasa mulus. Dia punya dua sahabat baik bernama Orbit dan Satria, IQ juga nggak jongkok-jongkok amat jadi jarang remed, punya orang tua yang percaya dan (terpaksa) mau melepaskannya sendirian di Jakarta saat pindah tugas karena Sabda sudah kelas 12, tanggung mau pindah. Kayak paket Happy Meal waktu hadiahnya habis, Sabda akhirnya merasa ada yang kurang. Kehadiran pacar! Iya, seharusnya Sabda punya pacar. Hitung-hitung biar bisa jadi pasangan Prom-nya nanti. Tapi kata Satria, "Nggak bakal ada yang mau sama lo." Kata Orbit, "Anak SMA nggak mungkin mau pacaran sama anak SD." Hih. Awas aja mereka kalau kangen waktu Sabda udah punya pacar. *** Cerita ini mengandung banyak receh, absurditas, cocok untuk santai. Tidak perlu berpikir keras atau berair mata, kisah ini mengalir seperti Rucika. *** Original created by. Nadyasiaulia - Indonesia This story published on Wattpad and Storial. If you're reading this story on another platform, your device is at risk of contracting a virus. If you want read original story and safe from computer viruses, please go to: https://my.w.tt/7m9MwOxvyV

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan