My Secret Idetity

My Secret Idetity

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 26, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
" Jujur ... sebenarnya aku tak menginginkannya. Kalau boleh meminta, aku ingin dilahirkan kembali dengan paras biasa." ~Adiba Shakila Atmarini Kecantikan bukanlah tolak ukur kesempurnaan, harta juga bukanlah tolak ukur kebahagiaan. Semuanya hanyalah angan yang terpikiran. Kenyataannya dua hal itulah yang membuat kita terpuruk, terjebak dalam pahitnya dunia. Shakila, gadis cantik dari gen yang diturunkan Atmarini. Yang selalu membuat iri teman-temannya karena parasnya yang cantik. Ditambah dengan materi yang dipunyai Adhi yang selalu mendukung setiap langkah hidupnya. Menjadikannya seorang yang sempurna, namun tidaklah demikian. Dari semua itu Shakila justru menjadi bahan bullying teman-temannya. Mereka selalu bilang cantiknya hasil oplas. Sebab identitasnya yang tersembunyi bahwa ia merupakan anak dari Atmarini. Membuat teman-temannya meragukannya. Belum cukup sampai di situ, ketika kabar Adhi yang terjerat kasus korupsi trending. Hal itu justru menambah penderitasn Shakila. Teman-temannya yang seharusnya berbelas kasih malah makin menyudutkannya. Belum lagi kehidupan keluarganya yang kini semakin menjauh dan pecah.
All Rights Reserved
#13
ujian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Goodbye
  • Three Targeted Girls!!
  • ANGGI MAHARANI
  • ALLAND
  • Scond Life Fake Nerd
  • Sister or More
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • Kahfi dan Yumna

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines