Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
DEVASMARA

DEVASMARA

  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 9, 2021
Katanya cuma teman tapi kok pulang-pergi bareng? Katanya cuma teman tapi kok baju sama sepatu couple? Katanya temen tapi kok perhatiannya berlebihan? Yakin cuma temenan? __________________________________________________ "Coba tanya sama hati lo sendiri? Gimana perasaan lo kalau Asmara deket sama cowok lain?" tanya Emil serius. Devan berpikir sejenak lalu memasang wajah terganggu, "Gue nggak suka bayanginnya." "Ngebayangin aja lo nggak suka gimana kalau jadi kenyataan? Apa Asmara harus pacaran sama cowok lain dulu baru lo ngerti sama perasaan lo?" Emil kehabisan kata untuk meneriaki temannya yang dungu ini. "Gue sama Asmara cuma temenan, nggak lebih," yakin Devan. "SERAH!! MATI AJA LO SETAN!" Iya selalu itu jawaban Devan, dia terlalu yakin bahwa dirinya dan Asmara hanya akan berteman tanpa melibatkan perasaan lebih. untuk saat ini dia yakin tapi tidak tahu di kemudian hari. . . . . Copyright © 2020, EVAYANORASCENERY. All Rights Reserved. **** START: 16 Oktober 2020 BY: Evayanora Scenery
All Rights Reserved
#340
devan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • SHE'S MY WORLD [COMPLETED]
  • RAINSAM (SELESAI)
  • FRIEND ZONK
  • Garis Luka
  • RAQILLA
  • AZZKARA
  • Renald (Open PO)
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)

"Lo baper sama gue, Kop?" "Lo adalah cowok cemen dan brengsek yang pernah gue temuin!" "Jangan bikin dia nangis!" "Lo sendiri bilang jangan bikin dia nangis. Tapi buktinya dia nangis gara-gara lo sekarang!" "Lo bilang nggak suka kalau ada yang nyakitin gue. Tapi lo sendiri sekarang yang nyakitin gue, Van! Jadi cuma lo gitu yang boleh nyakitin gue?!" "Seenggaknya gue nggak kayak lo yang nggak tahu perasaan sahabatnya sendiri. Gue tahu perasaan Jekop dan gue udah bilang sama dia kalau gue cuma anggep dia sahabat, nggak lebih!" "Tapi lo lebih kejam dari gue, karena lo merlakuin dia selayaknya bukan seorang sahabat! Camkan itu!" **** Selamat datang di cerita Devan & Jekop🥀 "Susah ya kasih gue kepastian doang, Van?" -Jekop ****

More details
WpActionLinkContent Guidelines