Almamater Hitam

Almamater Hitam

  • WpView
    LECTURAS 111
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, oct 22, 2020
"Jangan pernah benci sama gue!" Dia, Agil Airlangga. Ketidak pekaan nya selalu menjadi bahan lelucuan di RASTA. Tetapi hanya dia, seseorang yang selalu menjadi penengah ketika dia dijadikan bahan lelucon, membuatnya tertawa setiap saat. Karena suatu alasan perempuan itu berubah. Dingin, itulah yang dapat dideskripsikan Agil mengenai perempuan itu. "Jangan pernah kejar-kejar gue lagi Al!" "Kenapa? Kenapa lo berubah? Kenapa lo ngejauhin gue?" "Manusia itu bisa berubah Al! Cuman orang munafik yang sifatnya nggak pernah berubah dan perubahan gue ini juga karena kesalahan lo tau nggak?" "Selamat tinggal Al. Gue harap lo bisa bahagia tanpa gue."
Todos los derechos reservados
#493
cogan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hug me pleas
  • Travel Time (END)
  • Ketika Aku Mencari Cinta
  • Another Aluna
  • RAYAN ✔️ [TERBIT]
  • Harumi (END)
  • HANCUR💔<END|
  • ARGAN [END]
  • ERLANGGA

Cerita fiktif belaka... jika ada kesamaan nama tokoh dan tempat bukan kesenghajaan... Achel fikir dirinya terlalu lelah hingga bisa melihat sosok tak kasat mata berupa pria tampan, tapi saat ia bangun juga bisa melihat sosok itu dan selalu mengikutinya kemanapun, yang awalnya membuatnya takut hingga jadi ketergantungan, dan sosok itu yang dapat membuatnya tersenyum di saat semua jasmani dan rohaninya terluka. "Hug Me pleas?" tatapnya kepada pria tampan tidak kasat mata itu, hingga Achel merasakan pelukan tak kasat mata yang samar-samar ia rasakan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido